Gawat! Gedung 4,1 Milyar Tempat Pembukaan Pacu Jalur Tepian Narosa 2026 Belum Rampung, Tapi?

IMG 20260808 WA0008
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuantan Singingi, Mukhlisin mengakui bahwa pengerjaan fisik memang belum akan selesai penuh. Namun, ia menyatakan area tersebut sudah dapat difungsikan secara operasional untuk menunjang kegiatan Pacu Jalur 2026

KUANSING – Pembangunan gedung Astaka Utama MTQ Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) senilai Rp4,1 miliar dari APBD dipastikan belum rampung 100 persen saat rangkaian perhelatan Festival Pacu Jalur 2026 dimulai.

Berdasarkan pantauan langsung di lokasi pada Sabtu (8/8/2026), struktur fisik gedung bertingkat tersebut masih dalam tahap konstruksi. Perancah besi dan papan bekisting masih menopang bagian lantai dua, sementara deretan baja ringan dan material konstruksi lainnya masih menumpuk di area pelataran tapak bangunan.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuantan Singingi, Mukhlisin, saat meninjau lokasi mengakui bahwa pengerjaan fisik memang belum akan selesai penuh. Namun, ia menyatakan area tersebut sudah dapat difungsikan secara operasional untuk menunjang kegiatan Pacu Jalur

IMG 20260808 WA00071
Kondisi terkini proyek pembangunan gedung astaqa yang juga akan dijadikan tempat pembukaan event pacu jalur nasional 2026, Sabtu 8/8/26

.

“Ya, kalau seratus persen selesai tampaknya belum. Tapi setidaknya gedung ini sudah bisa dimanfaatkan nantinya ketika acara Pacu Jalur dimulai,” ujar Mukhlisin saat dijumpai di lokasi proyek gedung tersebut, Sabtu 8/8/26

Terkait progres dan dinamika pengerjaan fisik di lapangan, pelaksana proyek dari CV Quarto sebelumnya telah memberikan klarifikasi mengenai target dan masa pelaksanaan.

Salah seorang perwakilan CV Quarto menjelaskan bahwa pengerjaan proyek berjalan dengan mengacu pada jadwal serta tenggat waktu resmi yang tertuang di dalam dokumen kontrak.

“Kalau ditanya apakah akan selesai pada hari acara MTQ nanti, kami tidak bisa memastikan. Yang jelas kami bekerja sesuai masa pelaksanaan kontrak. Kontrak dimulai pada 31 Maret 2026 dengan masa pelaksanaan 150 hari kerja,” ungkap pihak kontraktor saat ditemui di lokasi proyek, Selasa (16/6/2026).

Pihak CV Quarto menambahkan, berdasarkan hitungan masa pelaksanaan 150 hari kerja terhitung sejak akhir Maret tersebut, tenggat waktu pengerjaan proyek secara legal-formal baru akan berakhir pada akhir Agustus 2026.

Dengan demikian, meski gedung dimanfaatkan untuk mendukung pembukaan acara Pacu Jalur dalam kondisi belum selesai penuh, pihak pelaksana masih memiliki tenggat waktu pengerjaan resmi hingga batas akhir masa kontrak di akhir Agustus 2026.

Pos terkait