ROKAN HILIR – Pembangunan Jembatan Garuda di Kepenghuluan Air Hitam, Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir, terus menunjukkan kemajuan. Hingga Minggu (9/8), progres pembangunan jembatan tersebut mencapai 32 persen.
Kegiatan pembangunan pada hari itu melibatkan tiga personel TNI dan delapan masyarakat. Pekerjaan difokuskan pada pengecoran pondasi tiang jembatan sebagai bagian dari tahapan konstruksi.
Danramil 06/Tanjung Medan Kapten Arh Yulisman mengatakan pekerjaan pembangunan terus dilakukan secara bertahap dengan melibatkan masyarakat melalui semangat gotong royong.
“Pekerjaan hari ini difokuskan pada pengecoran pondasi tiang jembatan. Kegiatan dilaksanakan bersama masyarakat dan berjalan dengan aman,” ujarnya.
Ia mengatakan, pekerjaan selanjutnya direncanakan melanjutkan pengecoran pondasi bagian depan untuk mendukung percepatan pembangunan jembatan.
Menurutnya, salah satu kendala yang masih dihadapi dalam pembangunan adalah pendistribusian material. Material harus dibawa melalui jalur air menggunakan boat sehingga berdampak terhadap tingginya biaya pengangkutan.
Meski menghadapi kendala distribusi material, proses pembangunan tetap berjalan dan dukungan masyarakat terus diberikan di lapangan.
Pembangunan Jembatan Garuda tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung akses dan konektivitas warga di wilayah Kepenghuluan Air Hitam, Kecamatan Pujud.
Seluruh kegiatan pembangunan pada Minggu tersebut berlangsung aman dan lancar.






