Jembatan Garuda di Pujud Capai 42 Persen, Pemasangan Besi Angker Tepi Jauh Dilanjutkan

IMG 20260914 WA0014

ROKAN HILIR – Pembangunan Jembatan Garuda di Kepenghuluan Air Hitam, Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, terus menunjukkan perkembangan.

Hingga Senin (14/9/2026), progres pembangunan jembatan tersebut telah mencapai 42 persen.

Pada hari ini, proses pekerjaan difokuskan pada pemasangan besi angkur di bagian tepi jauh. Pekerjaan dilaksanakan oleh personel TNI bersama masyarakat.

Danramil 06/Tanjung Medan, Kapten Arh Yulisman, mengatakan kegiatan pembangunan berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.

“Untuk hari ini, personel melaksanakan pemasangan besi angkur pada bagian tepi jauh. Pekerjaan berjalan dengan aman dan lancar,” kata Yulisman.

Menurut dia, dalam pekerjaan tersebut terdapat dua personel TNI dan satu orang masyarakat yang terlibat.

Yulisman mengatakan, pemasangan besi angker menjadi salah satu tahapan penting sebelum pekerjaan dilanjutkan ke proses pengecoran pondasi.

“Rencana kegiatan besok dilanjutkan dengan pengecoran pondasi tepi jauh. Kami berharap seluruh tahapan pekerjaan dapat terus berjalan dengan baik,” ujarnya.

Pembangunan Jembatan Garuda di wilayah Kepenghuluan Air Hitam merupakan bagian dari upaya menghadirkan akses penghubung yang lebih baik bagi masyarakat.

Keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga, terutama dalam menjalankan aktivitas sehari-hari serta mendukung akses ekonomi masyarakat.

Dalam pelaksanaan pembangunan, keterlibatan masyarakat juga menjadi bagian dari proses pengerjaan di lapangan bersama personel TNI.

Yulisman menegaskan, pihaknya akan terus memantau perkembangan pekerjaan di lapangan dan memastikan kegiatan dapat berlangsung dengan aman.

“Selama kegiatan hari ini tidak ada kendala yang ditemukan. Situasi juga aman dan kondusif,” katanya.

Berdasarkan laporan perkembangan pembangunan per Senin (14/9/2026), capaian pekerjaan Jembatan Garuda telah berada di angka 42 persen.

Adapun pekerjaan hari ini berupa pemasangan besi angkur tepi jauh, sedangkan pekerjaan yang direncanakan pada Selasa (15/9/2026) adalah pengecoran pondasi tepi jauh.

Hingga saat ini tidak ditemukan kendala dan kegiatan pembangunan dapat dilaksanakan dalam keadaan aman,” Pungkasnya


Eksplorasi konten lain dari Hitam Putih News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Pos terkait