Buaya Kerap Muncul di Sungai Parit Tengah, Warga Raja Bejamu Minta Solusi

1001800795
Ilustrasi gambar.

ROKAN HILIR – Kemunculan buaya di Sungai Parit Tengah, Jalan Rambutan, Kepenghuluan Raja Bejamu, Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, membuat warga resah dan meminta pemerintah segera mengambil langkah penanganan.

Satwa liar tersebut dilaporkan beberapa kali terlihat di sekitar RT 013 dan RT 002. Keberadaannya menjadi perhatian warga karena sungai berada tidak jauh dari permukiman dan masih menjadi bagian dari aktivitas masyarakat sehari-hari.

Warga setempat, Hendro, mengatakan kemunculan buaya mulai menimbulkan kekhawatiran, terutama bagi warga yang beraktivitas di sekitar sungai.

“Buaya baru-baru ini sudah beberapa kali muncul di Sungai Parit Tengah ini. Kami tentu merasa khawatir karena sungai tersebut masih sering digunakan masyarakat untuk beraktivitas,” ujar Hendro.

Ia berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait segera melihat kondisi di lapangan dan menentukan langkah yang tepat untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami tidak ingin menunggu sampai ada korban. Harapan kami pemerintah segera turun melihat kondisi di lapangan dan mencari solusi yang aman bagi masyarakat,” katanya.

Bacaan Lainnya

Kekhawatiran masyarakat semakin meningkat setelah adanya informasi mengenai seorang remaja yang disebut pernah diserang buaya di lokasi tersebut.

Jufrizal mengatakan, sekitar sebulan lalu, seorang remaja bernama Tole, warga RT 013 Raja Bejamu, nyaris menjadi korban saat sedang memarkir sepeda motor di pinggir jalan ketika kondisi air sungai sedang tinggi.

“Waktu itu Tole sedang memarkir sepeda motor di pinggir jalan. Buaya tersebut tiba-tiba menerkam. Beruntung, sepeda motornya menghalangi sehingga terkaman tidak langsung mengenai tubuhnya,” ujar Jufrizal.

Menurutnya, remaja tersebut mengalami luka gores, namun berhasil menyelamatkan diri dari serangan tersebut.

“Ada luka gores, tetapi dia masih bisa selamat. Karena itu kami berharap kejadian seperti ini jangan sampai terulang dan menimbulkan korban yang lebih parah,” katanya.

Jufrizal berharap persoalan tersebut mendapat perhatian pemerintah dan instansi berwenang agar keberadaan buaya di sekitar aktivitas masyarakat dapat segera ditangani.

Sekretaris BPKep Raja Bejamu, Juandri, SE., membenarkan adanya laporan mengenai kemunculan buaya di Sungai Parit Tengah, Kepenghuluan Raja Bejamu.

“Kemunculan buaya di Sungai Parit Tengah, khususnya di sekitar Jalan Rambutan RT 013 dan RT 002, tentu perlu menjadi perhatian karena lokasinya berdekatan dengan aktivitas masyarakat,” ujar Juandri.

Ia juga meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan tidak mengambil tindakan sendiri terhadap satwa tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat untuk sementara meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan tindakan sendiri terhadap buaya tersebut. Kami berharap ada penanganan dari pihak yang memiliki kewenangan agar keselamatan masyarakat tetap terjaga,” Tutupnya.

Pos terkait