PEKANBARU – Rapat Paripurna Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Riau tahun 2026 berlangsung di Gedung DPRD Provinsi Riau, Minggu (9/8/2026). Sejumlah pejabat, mantan kepala daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama hingga anggota legislatif hadir dalam agenda tersebut.
Tiga mantan Gubernur Riau turut hadir dalam paripurna tersebut, yakni Rusli Zainal, Annas Maamun, dan Arsyadjuliandi Rachman. Selain itu, hadir pula mantan Wakil Gubernur Riau yang kini menjabat Ketua Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR), Mambang Mit.
Paripurna juga dihadiri Plt Gubernur Riau SF Hariyanto dan Ketua DPRD Riau Kaderismanto yang memimpin jalannya sidang.
Sejumlah tokoh nasional dan daerah juga tampak hadir, di antaranya Anggota DPR RI Achmad, Anggota DPR RI Hendry Munief, serta Anggota DPD RI Abdul Hamid. Kehadiran tokoh dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, Forkopimda, tokoh agama dan kalangan akademisi turut menambah khidmat pelaksanaan paripurna.
Dari unsur legislatif, hampir seluruh anggota DPRD Riau hadir, termasuk Ketua Fraksi Golkar Riau yang juga Anggota Komisi I DPRD Riau dari daerah pemilihan (Dapil) IV Rokan Hilir, Nalladia Ayu Rokan.
Suasana paripurna semakin kental dengan nuansa Melayu. Para tamu undangan tampak mengenakan pakaian Melayu lengkap dengan tanjak.
Dalam sidang tersebut, pemerintah juga dijadwalkan memberikan sejumlah penghargaan kepada tokoh maupun pihak yang dinilai berjasa bagi Provinsi Riau.
Usai mengikuti paripurna, Nalladia Ayu Rokan menyampaikan harapannya terhadap momentum HUT ke-69 Provinsi Riau.
Menurutnya, peringatan HUT Riau bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan pembangunan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam membangun daerah.
“HUT Riau ke-69 ini hendaknya menjadi momentum bagi kita semua untuk terus memperkuat kebersamaan, mempercepat pembangunan dan memastikan masyarakat Riau merasakan manfaat pembangunan secara merata,” ujar Nalla.
Sebagai wakil masyarakat Rokan Hilir, Nalla juga berharap perhatian pemerintah provinsi terhadap daerah-daerah, khususnya wilayah pesisir dan perbatasan, terus ditingkatkan.
“Kita ingin pembangunan tidak hanya terpusat di perkotaan. Daerah seperti Rokan Hilir dengan karakter wilayah pesisir dan berbagai potensi yang dimiliki juga membutuhkan perhatian yang serius, terutama infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan penguatan ekonomi masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah provinsi, DPRD, pemerintah kabupaten/kota, serta seluruh elemen masyarakat menjadi kunci untuk mewujudkan Riau yang lebih maju dan sejahtera.
“Mari kita jadikan HUT ke-69 ini sebagai momentum untuk terus bersatu, bekerja dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Riau harus semakin maju, bermartabat dan sejahtera,” pungkasnya.






