TELUK KUANTAN – Himpunan Mahasiswa Hukum (HIMAKUM) Universitas Islam Kuantan Singingi (UNIKS) menyoroti dugaan rendahnya tingkat kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi.
Sorotan tersebut disampaikan Bupati HIMAKUM UNIKS, Robi Candra, usai melakukan kunjungan ke beberapa kantor dinas di Kabupaten Kuantan Singingi bersama rekan-rekannya.
Menurut Robi, pihaknya menemukan sejumlah pegawai diduga meninggalkan kantor sebelum jam kerja berakhir, bahkan sebelum waktu istirahat tiba. Temuan tersebut, kata dia, terjadi di antaranya pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kuantan Singingi.
“Fenomena ini bukan hanya terjadi hari ini. Beberapa bulan bahkan beberapa tahun sebelumnya juga pernah kami temukan kondisi serupa. Kami juga pernah mendapati ruang pelayanan umum dalam keadaan kosong tanpa ada petugas yang berjaga,” ujar Robi.
Ia menilai kondisi tersebut berpotensi menurunkan kualitas pelayanan publik dan menimbulkan kekecewaan masyarakat maupun organisasi kemahasiswaan yang datang untuk mendapatkan pelayanan.
“Disiplin merupakan salah satu kunci utama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Jika pegawai meninggalkan kantor pada saat jam kerja, tentu hal ini dapat mengganggu pelayanan dan mengurangi kepercayaan publik terhadap pemerintah,” katanya.
Atas dasar itu, HIMAKUM UNIKS meminta Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuantan Singingi, H. Mukhlisin, agar segera mengambil langkah tegas dengan melakukan evaluasi terhadap kinerja OPD yang dinilai kurang disiplin.
“Kami berharap Plt Bupati H. Mukhlisin dapat mengambil langkah yang cakap, bijaksana, dan konkret untuk mengevaluasi kinerja Dinas Lingkungan Hidup, Badan Pendapatan Daerah, serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik. Jika persoalan ini terus dibiarkan, maka akan berdampak pada menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan daerah,” tegasnya.
HIMAKUM UNIKS juga berharap persoalan kedisiplinan aparatur selama jam kerja tidak hanya dibenahi di tiga OPD tersebut, tetapi juga menjadi perhatian bagi seluruh dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi.
“Kami akan terus mengawal jalannya pemerintahan Kabupaten Kuantan Singingi sebagai bentuk peran mahasiswa sebagai agent of control. Harapan kami, pemerintahan daerah dapat terus berbenah dan menghadirkan pelayanan publik yang profesional, disiplin, dan berpihak kepada masyarakat,” tutup Robi.






