ROKAN HILIR – Pembangunan Jembatan Garuda di Kepenghuluan Air Hitam, Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir, terus menunjukkan perkembangan. Hingga Jumat (16/10/2026), progres pengerjaan jembatan tersebut telah mencapai 57 persen.
Pengerjaan dilakukan oleh personel TNI bersama masyarakat setempat. Pada hari ini, sebanyak satu personel TNI dan lima warga terlibat langsung dalam kegiatan pembangunan.

Adapun pekerjaan yang dilaksanakan meliputi pemasangan sling untuk landasan papan, fabrikasi hanger atau gantungan, pengecatan pagar, perakitan besi pada bagian tepi jembatan, pengecatan blanger, serta fabrikasi tiang bagian tepi jembatan.
Danramil 06/Tanjung Medan, Kapten Arh Yulisman, mengatakan bahwa pembangunan Jembatan Garuda terus dilaksanakan secara bertahap dengan mengutamakan keselamatan dan kualitas pekerjaan.
“Pembangunan terus kita upayakan agar berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan. Sinergi antara personel TNI dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pengerjaan jembatan ini,” ujar Yulisman.
Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan merupakan wujud semangat gotong royong untuk menghadirkan akses penghubung yang bermanfaat bagi warga.
Pada Sabtu (17/10/2026), pekerjaan direncanakan berlanjut dengan fabrikasi tambahan reling, fabrikasi hanger atau gantungan, serta pemasangan tali sling untuk landasan papan.
Selama pelaksanaan kegiatan pada Jumat, tidak ditemukan kendala berarti. Seluruh rangkaian pekerjaan dilaporkan berlangsung dalam keadaan aman dan lancar.Pembangunan Jembatan Garuda di Kepenghuluan Air Hitam diharapkan dapat mendukung konektivitas masyarakat serta mempermudah mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.






