Nasib TikTok di Amerika Serikat berada di ujung tanduk setelah para anggota Komite DPR AS mendesak Apple dan Google untuk mematuhi undang-undang yang memungkinkan aplikasi tersebut diblokir pada bulan depan.
Desakan ini dituangkan dalam surat yang dikirim pada Jumat lalu kepada CEO Apple, Tim Cook, dan CEO Alphabet, Sundar Pichai.
Dalam surat tersebut, para anggota parlemen mengingatkan tanggung jawab kedua perusahaan sebagai operator aplikasi untuk mematuhi aturan hukum. Desakan ini terkait keputusan Pengadilan Banding AS di Washington, D.C., yang mewajibkan ByteDance, perusahaan teknologi asal China dan pemilik TikTok, untuk melakukan divestasi terhadap aplikasi tersebut paling lambat 19 Januari 2024.
Jika ByteDance gagal menjual TikTok sebelum tenggat waktu yang ditetapkan, Apple dan Google akan diwajibkan untuk menghapus aplikasi itu dari toko aplikasi mereka di wilayah AS.
“Undang-undang melarang distribusi, pemeliharaan, atau pembaruan aplikasi yang dikendalikan musuh asing melalui pasar aplikasi yang dapat diakses oleh pengguna di Amerika Serikat,” demikian kutipan surat dari para anggota parlemen.
Keputusan pengadilan tersebut menolak permintaan TikTok untuk menunda penerapan undang-undang tersebut. Para hakim menyatakan bahwa undang-undang tersebut dirancang untuk melindungi keamanan nasional.
Sejak Presiden Joe Biden mengesahkan undang-undang TikTok pada April 2024, pemerintah AS telah memberikan waktu bagi ByteDance untuk memenuhi kewajiban hukum.
Namun, TikTok menyatakan bahwa aturan ini melanggar hak konstitusional, termasuk hak Amandemen Pertama dari sekitar 170 juta penggunanya di AS.
TikTok juga memperingatkan bahwa larangan ini dapat berdampak besar pada ekonomi kreator di AS, dengan potensi kerugian hingga US$1,3 miliar bagi bisnis kecil dan kreator media sosial.
Kini, ByteDance dihadapkan pada pilihan sulit untuk menyelamatkan TikTok dari ancaman pemblokiran di salah satu pasar terbesar mereka. Keputusan perusahaan dalam beberapa minggu ke depan akan sangat menentukan masa depan aplikasi tersebut di Amerika Serikat.





