10 Daftar Program Bantuan Sosial Pemerintah Prabowo Subianto pada Tahun 2025

20241223 201733
Ilustrasi warga negara Indonesia sedang menerima bansos

Hitam Putih News – Pemerintah Indonesia, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, berencana meluncurkan berbagai program bantuan sosial (bansos) pada tahun 2025.

Langkah ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu sekaligus meningkatkan daya beli mereka. Anggaran sebesar Rp 504,7 triliun telah dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 untuk mendukung berbagai program ini.

Berikut adalah informasi mengenai program bansos yang akan diterapkan pada tahun depan:

1. Program Makan Bergizi Gratis

Presiden Prabowo Subianto akan memperkenalkan program makan bergizi gratis untuk siswa PAUD, SD, SMP, SMA, serta santri di pesantren. Program ini akan diluncurkan secara bertahap mulai 2 Januari 2025 dengan anggaran sebesar Rp 71 triliun. Jadwal pemberian makanan gratis:

  • PAUD hingga kelas 2 SD: pukul 08.00 waktu setempat
  • Kelas 3-6 SD: pukul 09.30 waktu setempat
  • SMP dan SMA: pukul 12.00 waktu setempat

2. Program Keluarga Harapan (PKH)

Bacaan Lainnya

PKH ditargetkan untuk keluarga miskin yang memenuhi syarat sebagai penerima manfaat (KPM). Berikut adalah rincian bantuan PKH

Bantuan Tetap: Rp 550.000–Rp 1.000.000 per keluarga per tahun

Bantuan Komponen: Ibu hamil dan disabilitas berat: Rp 2.400.000

Anak usia dini: Rp 2.400.000

Siswa SD: Rp 900.000

Siswa SMP: Rp 1.500.000

Siswa SMA: Rp 2.000.000

Lansia: Rp 2.400.000

Masyarakat dapat mengecek status penerima melalui laman cekbansos.kemensos.go.id.

3. Kartu Sembako

Program ini, yang sebelumnya dikenal sebagai Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), memberikan bantuan senilai Rp 200.000 per bulan kepada masyarakat kurang mampu. Proses pendaftaran dilakukan oleh Kementerian Sosial dengan melibatkan bank Himbara.

4. Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK)

Pemerintah akan menanggung biaya iuran BPJS Kesehatan sebesar Rp 42.000 per individu per bulan bagi keluarga berpenghasilan rendah yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

5. Program Indonesia Pintar (PIP)

Program ini memberikan bantuan pendidikan kepada siswa dari keluarga tidak mampu. Besaran bantuan:

SD/sederajat: Rp 450.000 per tahun

SMP/sederajat: Rp 750.000 per tahun

SMA/SMK/sederajat: Rp 1.000.000 per tahun

6. Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah

Bantuan ini ditujukan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu hingga menyelesaikan jenjang sarjana. Rincian uang saku berdasarkan klaster daerah:

Klaster 1: Rp 800.000

Klaster 5: Rp 1.400.000

KIP Kuliah akan terintegrasi secara otomatis dengan PIP mulai 2025.

7. Bantuan Beras 10 Kilogram

Pemerintah akan menyalurkan bantuan berupa beras 10 kg per bulan kepada rumah tangga berpenghasilan rendah selama Januari–Februari 2025.

8. Diskon Tarif Listrik

Diskon 50 persen diberikan untuk pelanggan listrik dengan daya 2.200 VA selama dua bulan pertama tahun 2025.

9. Insentif untuk Kelas Menengah

Pemerintah akan memberikan berbagai insentif berupa pengurangan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 12 persen untuk properti, kendaraan listrik, dan lainnya.

10. Insentif untuk Pelaku Usaha

UMKM akan mendapatkan perpanjangan masa PPh Final 0,5 persen hingga 2025 serta pembebasan pajak untuk UMKM dengan omzet di bawah Rp 500 juta per tahun.

Dengan berbagai program ini, diharapkan masyarakat Indonesia, terutama yang berada di kelompok rentan, dapat merasa lebih terbantu dalam memenuhi kebutuhan hidup mereka pada tahun mendatang.

Pos terkait