ROKAN HILIR – Personel Unit Reskrim Polsek Sinaboi mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika jenis sabu di wilayah Raja Bejamu, Kecamatan Sinaboi Kabupaten Rokan Hilir, Selasa (21/4/2026).
Kapolsek Sinaboi Irwandy H. Turnip mengatakan pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat yang menyebutkan adanya dugaan transaksi narkotika di kawasan Jembatan Kembar, Jalan Rambutan, Kepenghuluan Raja Bejamu.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Kapolsek memerintahkan tim opsnal Unit Reskrim yang dipimpin Kanit Reskrim Juli Parulian untuk melakukan penyelidikan di lokasi yang dimaksud.
“Saat tim melakukan penyelidikan di lokasi, terlihat beberapa orang berada di sekitar jembatan. Ketika petugas mendekat, sebagian orang melarikan diri dan tim berhasil mengamankan satu orang laki-laki berinisial W,” kata Kapolsek Sinaboi.
Petugas kemudian melakukan penggeledahan terhadap terduga pelaku dan menemukan uang tunai sebesar Rp465.000 yang diduga merupakan hasil penjualan narkotika.
Selanjutnya, petugas membawa terduga pelaku ke rumah orang tuanya dengan didampingi Ketua RT setempat untuk dilakukan penggeledahan lanjutan.
Dari hasil penggeledahan di dapur rumah tersebut, petugas menemukan sejumlah barang bukti di dalam tas merah, di antaranya satu paket plastik klip berisi butiran kristal yang diduga narkotika jenis sabu, dua plastik klip berisi sisa kristal diduga sabu, puluhan plastik klip kosong, tiga sendok dari pipet, satu kaca pirek, satu mancis, serta satu timbangan digital.
Berdasarkan hasil interogasi awal, terduga pelaku mengakui bahwa barang bukti tersebut merupakan miliknya dan rencananya akan dijual.
Saat ini, terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Sinaboi guna menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kapolsek Sinaboi menegaskan bahwa penindakan tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran narkotika di wilayah Kecamatan Sinaboi.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak ragu memberikan informasi terkait dugaan peredaran narkoba di lingkungan masing-masing,” ujarnya.





