KUANTAN SINGINGI – Diduga ada kegelisahan internal setelah beredarnya foto oknum Kanit Polsek Benai berinisial HM saat berada di dalam sel tahanan. Bukannya fokus memberikan penjelasan terbuka kepada publik terkait perkara yang menjerat oknum tersebut, pihak kepolisian justru disebut-sebut lebih sibuk menelusuri siapa pihak yang pertama kali menyebarkan foto itu. Fenomena klasik institusi, api kebakaran di ruang tamu, tapi yang dicari malah siapa yang membocorkan asap ke tetangga. Luar biasa efisiensi prioritasnya.
Beredarnya foto tersebut pun memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Ada apa sebenarnya dengan kasus yang menyeret oknum anggota itu? Mengapa penyebaran foto lebih dianggap serius dibanding substansi perkara yang sedang menjadi sorotan publik? Kondisi ini memicu dugaan adanya upaya internal di lingkungan Polres Kuantan Singingi untuk meredam atau bahkan menutupi informasi yang berkembang.
Publik menilai, jika memang proses hukum berjalan transparan dan profesional, seharusnya tidak perlu ada kepanikan berlebihan terhadap dokumentasi yang sudah telanjur beredar luas. Justru keterbukaan informasi dinilai penting agar tidak menimbulkan spekulasi liar maupun asumsi negatif terhadap institusi kepolisian itu sendiri.
Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H.. saat dikonfirmasi terkait persoalan tersebut belum memberikan tanggapan. Pesan konfirmasi yang telah dilayangkan wartawan diketahui sudah berstatus centang dua, namun hingga berita ini diterbitkan belum mendapat jawaban resmi.





