Mataram, NTB – Sepanjang tahun 2024, Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) mencatat keberhasilan besar dalam pengungkapan kasus narkotika, sekaligus menghadapi tantangan dalam penanganan kecelakaan lalu lintas yang terus meningkat.
Dalam konferensi pers akhir tahun yang berlangsung Jumat (27/12/2024) di Lapangan Bhara Daksa Mapolda NTB, Kabid Humas Polda NTB, AKBP Kholid, menyampaikan sejumlah capaian yang berhasil diraih.
Di antaranya, barang bukti narkotika yang disita mencapai total 87 kg. Rinciannya meliputi 40 kg sabu, 47 kg ganja, dan 6.256 butir pil ekstasi.
“Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya dan membuktikan komitmen kami dalam memberantas peredaran narkoba. Kerja keras seluruh jajaran berhasil meningkatkan penyelesaian kasus,” ujar AKBP Kholid.
Meskipun demikian, jumlah kasus menonjol seperti pencurian dengan kekerasan (curas) berhasil ditekan hingga 44 persen dibandingkan 2023. Namun, beberapa wilayah masih mencatat peningkatan kasus tertentu, dengan waktu rawan curas berada di rentang pukul 18.00 hingga 20.59, terutama di area jalan umum.
Namun, tantangan muncul dari sektor lalu lintas. Sepanjang 2024, angka kecelakaan meningkat hingga 15,36 persen, dengan 304 korban meninggal dunia. Menyikapi situasi ini, Polda NTB terus mendorong kampanye keselamatan berkendara untuk menekan angka kecelakaan di masa mendatang.
Di luar aspek penegakan hukum, Polda NTB juga aktif mendukung ketahanan pangan. Sebanyak 257 hektare lahan dimanfaatkan untuk pengembangan pertanian, peternakan, dan perikanan guna mendorong kesejahteraan masyarakat.
“Kami berkomitmen tidak hanya pada penegakan hukum, tetapi juga mendukung kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program strategis,” tambahnya.
Evaluasi kinerja akhir tahun ini menjadi refleksi sekaligus pijakan bagi Polda NTB untuk terus memperbaiki dan meningkatkan pelayanannya di tahun-tahun mendatang.





