Pekanbaru — Warga Jalan Arwana, RT 06 RW 04, Kelurahan Tangkerang Barat, kecamatan Marpoyan Damai, dikejutkan dengan temuan puluhan hingga ratusan batang tanaman yang diduga kuat merupakan tanaman ganja, Jumat (18/4/2025).
Temuan mencengangkan itu terjadi pada Jumat (18/4/2025), setelah warga mulai curiga terhadap bentuk daun tanaman yang tumbuh di lahan tersebut. Awalnya, tanaman tersebut diduga hanya pucuk ubi atau singkong muda. Namun setelah diamati lebih seksama, sejumlah warga merasa ada yang janggal.
“Sekilas mirip daun ubi. Tapi makin lama makin terlihat beda. Karena curiga, kami lapor ke ketua RT dan diteruskan ke pihak berwajib,” ungkap salah seorang warga.
Ketua RT setempat, Erniwita, membenarkan bahwa lokasi tersebut sudah lama dibiarkan kosong dan tidak diketahui siapa pemiliknya.
“Lahan ini memang tidak pernah digarap. Kami juga tak pernah melihat ada orang yang merawatnya. Warga biasa lewat saja, mengira itu tanaman biasa,” kata Erniwita saat ditemui awak media dari Pekanbaru MX (Group Klikmx.com).
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas dari Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau segera turun ke lokasi. Mereka terlihat melakukan pemeriksaan intensif, termasuk pengambilan sampel untuk diuji di laboratorium forensik (labfor).
Seorang anggota polisi yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa hasil uji laboratorium dari tanaman tersebut akan keluar sekitar pukul 19.00 WIB malam ini.
“Kita tunggu hasilnya dulu. Kalau positif ganja, tentu akan kami tindak lanjuti sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.
Penampakan petugas di lokasi langsung mengundang perhatian warga sekitar yang penasaran dan berkerumun menyaksikan proses pemeriksaan. Situasi tetap kondusif meskipun peristiwa ini menimbulkan perbincangan hangat di tengah masyarakat.
Warga berharap pihak kepolisian bisa mengungkap siapa pemilik lahan dan apakah ada unsur kesengajaan dalam penanaman tanaman yang diduga ganja tersebut.
Pihak kelurahan mengimbau agar warga tetap tenang dan menunggu hasil resmi dari pihak kepolisian. Hingga berita ini diturunkan, proses penyelidikan masih terus berlangsung.
Menanggapi temuan tersebut, Wakapolda Riau Brigjen Pol Adrianto Yossy Kusumo SH MHan menyatakan akan segera meninjau langsung lokasi untuk memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur.





