CSR 5 Tronton Batu dari PT Jatim Jaya Perkasa Dikritik, PMII Rohil: Perusahaan Sebesar Itu Harusnya Malu!

Foto: Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII)

Rokan Hilir – Pimpinan Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Rokan Hilir menyatakan kekecewaannya terhadap langkah Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilakukan oleh PT. Jatim Jaya Perkasa.

Perusahaan tersebut diketahui hanya memberikan lima truk batu petrun untuk perbaikan jalan di Teluk Nilap dan sebagian Jalan Lintas Jenderal Sudirman, Kecamatan Kubu.

Ketua PC PMII Rohil, Khoir Al Ansor, menyebut bantuan tersebut tidak sebanding dengan kapasitas dan peran besar perusahaan di wilayah itu. Ia menilai kontribusi itu justru seperti sebuah bentuk penghinaan bagi masyarakat yang selama ini bergantung pada infrastruktur jalan yang memadai.

Kami mengecam PT. Jatim Jaya Perkasa yang hanya memberikan CSR berupa lima truk batu. Ini bukan bantuan yang pantas diberikan oleh perusahaan sebesar itu, apalagi melihat kondisi jalan yang rusak parah di Kubu. Masa kalah sama kontribusi Asosiasi Pengusaha Sawit Kubu-Kuba?” ujar Khoir, Selasa (23/4).

Khoir juga menyoroti sikap perusahaan yang terkesan membesar-besarkan bantuan tersebut di media. Ia menilai hal itu sebagai upaya pencitraan, sementara kontribusi nyata terhadap pembangunan infrastruktur dinilai minim.

Baru memberi lima truk batu saja sudah dipublikasikan besar-besaran, seolah-olah mereka rutin memperbaiki jalan. Padahal, sekelas PT. Jatim Jaya Perkasa seharusnya menjadi yang terdepan dalam menjawab persoalan infrastruktur di Kubu dan sekitarnya,” tambahnya.

Bacaan Lainnya

Sebagai tindak lanjut, PMII Rohil berencana menggalang konsolidasi dengan organisasi mahasiswa lain di Rokan Hilir untuk menggelar aksi demonstrasi.

Mereka akan menuntut transparansi dan pertanggungjawaban perusahaan terkait realisasi CSR di wilayah Kecamatan Kubu dan Kubu Babussalam.

CSR itu bukan hadiah atau kebaikan hati, tapi kewajiban perusahaan yang diatur oleh undang-undang. Kami akan pertanyakan apa saja bentuk tanggung jawab sosial mereka selama ini,” tegas Khoir.

PMII Rohil menegaskan bahwa mereka akan terus mengawal isu tersebut hingga ada kejelasan dari pihak perusahaan mengenai kontribusinya terhadap masyarakat dan pembangunan daerah. (Riki)

Pos terkait