KPU Rohil Gelar Rapat Pleno Rekapitulasi Data Pemilih Triwulan II 2025, Jumlah Pemilih Bertambah 6.797

ROKAN HILIR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rokan Hilir menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Triwulan II Tahun 2025, pada Selasa (2/7/2025). Kegiatan berlangsung di Aula Kantor KPU Rohil, Bagansiapiapi.

Rapat pleno ini merupakan bagian dari implementasi Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan, dengan tujuan memastikan data pemilih selalu mutakhir dan akurat menjelang penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada.

Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Ketua dan Anggota KPU Rohil, Bawaslu, perwakilan TNI, Polri, Kejaksaan Negeri, Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi, Dinas Dukcapil, partai politik, dan sejumlah stakeholder lainnya.

Ketua KPU Rohil, Eka Murlan, menyampaikan bahwa rekapitulasi triwulanan ini menjadi komitmen KPU dalam menjaga validitas hak pilih warga.

“Melalui rekapitulasi triwulan ini, kami ingin memastikan data pemilih selalu diperbarui, baik untuk pemilih baru berusia 17 tahun, pindah masuk, pensiunan TNI/Polri, maupun pencoretan bagi pemilih yang meninggal dunia atau menjadi anggota TNI/Polri,” ujar Eka.

 

Dalam rekapitulasi DPB Triwulan II 2025, terjadi penambahan jumlah pemilih sebanyak 6.797, dari 462.656 pemilih pada Pilkada 2024 menjadi 469.453 pemilih saat ini.

Adapun rincian data perubahan mencakup:

Penambahan pemilih potensial: 7.421 orang, Pemilih meninggal dunia: 437 orang, Pemilih ganda: 7 orang.

Pemutakhiran ini bersumber dari laporan masyarakat, data instansi terkait, serta pencermatan internal KPU. Seluruh data telah disinkronkan dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) terakhir melalui sistem yang terintegrasi dari Kemendagri ke KPU RI.

KPU Rohil juga mengimbau masyarakat agar aktif melaporkan setiap perubahan data kependudukan, seperti pindah domisili, meninggal dunia, atau perubahan status lainnya demi menjaga hak pilih tetap terjamin.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab, sebagai bentuk komitmen KPU untuk menyelenggarakan pemilu yang transparan dan akuntabel. (Riki)

 

Pos terkait