Ratu Roslyn Hasianna Siswi SDN 001 Perhentian Luas LTD, Raih Juara Pertama Lomba Bertutur Se-Kabupaten Kuansing

Plt Kepala SDN 001 Perhentian Luas Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) Riau , Reni Indra SPd,

KUANTAN SINGINGI -Plt Kepala SDN 001 Perhentian Luas Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) Riau , Reni Indra SPd, sampaikan rasa haru dan bangga atas pencapaian prestasi muridnya pada lomba bertutur yang diadakan oleh Dinas perpustakaan dan keararsipan Kuansing Riau yang berlangsung selama dua hari mulai tanggal 28-29 Juli 2029 Ialu.

Lomba ini kata Kepsek dijadikan sebagai wadah untuk menggali potensi siswa – siswi serta dapat menumbuhkan minat baca, kecintaan terhadap budaya lokal, serta melatih kemampuan komunikasi anak-anak sejak dini.

”iya, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat, terutama untuk siswa – siswi sebagai ajang menggali potensi diri setiap siswa, kita merasa terharu dan bangga atas prestasi yang diraih oleh Ratu Roslyn Hasianna yang telah berhasil meraih peringkat pertama lomba bertutur tingkat SD/MI se-Kabupaten Kuantan Singingi. Ratu Roslyn Hasianna akan mewakili Kuansing pada acara lomba bertutur tingkat provinsi Riau, semoga nanti kembali menorehkan prestasi, ini salah satu bukti bahwa anak-anak Kuansing juga memiliki potensi dalam bidang literasi,” ujar Reni.

Ratu Roslyn Hasianna, kata Reni adalah siswi kelas V SDN 001 Perhentian Luas, Kecamatan Logas Tanah Darat, dia kata kepsek sukses meraih juara pertama dalam ajang Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kabupaten Kuantan Singingi, yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kuansing, 28-29 Juli 2025.

Bertempat di lantai dasar Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip), acara dibuka secara resmi oleh Asisten III Setda Kuansing, Drs Rustam, mewakili Bupati H Suhardiman Amby.

Asisten III Setda Kuansing, Drs Rustam dalam sambutannya menekankan pentingnya literasi sejak dini sebagai bagian dari pembangunan generasi yang cerdas, kritis, dan berkarakter.

”Literasi tidak hanya membaca saja, tetapi juga bagaimana nantinya anak-anak kita mampu berpikir secara kritis, bertutur kata secara baik, serta memahami nilai-nilai budaya bangsa,” kata Rustam, Rabu (31/7).

Kisah yang di bawakan oleh Ratu Roslyn Hasianna adalah kisah rakyat Olang Soghak, karya Mulfransware Yusda, yang berasal dari Kecamatan Inuman. Dia dapat menyampaikan dengan dan dapat memukau para dewan juri. Logas bahasanya yang jelas, serta intonasi dan gaya bahasanya yang teratur membuatnya berhasil juara pertama.

Dalam kisah Cerita yang dibawakan Ratu itu mengisahkan tentang anak yang durhaka kepada ibunya, hingga akhirnya dikutuk menjadi elang (Olang Soghak). Sementara sang ibu berubah menjadi buaya (Si Buayo). Kisah ini sekaligus menjadi asal-usul penamaan daerah Sibuayo dan Lubuk Sipayuang.

Dengan artikulasi yang jelas, ekspresi penuh emosi, serta pemahaman mendalam terhadap nilai moral cerita, Hasianna berhasil mencuri perhatian juri dan audiens. Bakat Ratu Hasianna dalam bidang literasi ini cukup menonjol dari peserta yang lainnya.

Prestasi ini, membuat Ratu Roslyn Hasianna, akan mewakili Kabupaten Kuansing di ajang lomba bertutur tingkat provinsi. Para jawara dari setiap kabupaten/kota akan dipertemukan di sana.

Ratu Roslyn Hasianna Siswi SDN 001 Perhentian Luas LTD, Raih Juara Pertama Lomba Bertutur Se-Kabupaten Kuansing

Lomba Bertutur ini merupakan agenda tahunan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kuansing yang bertujuan mengasah kemampuan bercerita siswa, sekaligus melestarikan kekayaan cerita rakyat Nusantara.

Tahun ini, puluhan siswa dari berbagai SD dan MI se-Kabupaten turut ambil bagian dengan membawakan cerita rakyat dari Provinsi Riau, khususnya Kabupaten Kuantan Singingi

Pos terkait