ROKAN HILIR – Progres pembangunan Jembatan Garuda di Kepenghuluan Air Hitam, Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir terus berjalan secara bertahap meski menghadapi kendala akses distribusi material melalui jalur sungai. Pada Sabtu (23/5/2026).
Personel Koramil 0321-06/Tanjung Medan bersama masyarakat kembali melaksanakan kegiatan perakitan besi angker pada bagian tepi jauh pondasi jembatan.
Danramil 0321-06/Tanjung Medan Kapten Arh Yulisman mengatakan pekerjaan pembangunan terus dilakukan secara berkelanjutan guna mempercepat penyelesaian jembatan yang nantinya menjadi akses penting masyarakat.
“Meski kondisi akses cukup sulit karena seluruh material harus diangkut melalui jalur air, personel bersama masyarakat tetap semangat melanjutkan pengerjaan pembangunan jembatan,” ujar Yulisman saat dikomfirmasi media ini.
Ia menjelaskan, kegiatan hari ini difokuskan pada proses perakitan besi angker tepi jauh pondasi sebagai bagian dari penguatan konstruksi dasar jembatan.
Sementara itu lanjut Yulisman, Agenda pekerjaan berikutnya, tim pembangunan direncanakan akan melaksanakan pengecoran pondasi jembatan.
Menurutnya, akses menuju lokasi pembangunan masih menggunakan boat dengan estimasi waktu perjalanan mencapai tiga hingga empat jam sehingga distribusi material memerlukan waktu lebih lama.
Meski demikian, seluruh rangkaian kegiatan pembangunan berlangsung aman dan lancar tanpa hambatan berarti.
Pembangunan Jembatan Garuda diharapkan nantinya mampu memperlancar mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi warga di Kepenghuluan Air Hitam dan sekitarnya.





