ROKAN HILIR – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Kabupaten Rokan Hilir terus memacu pelaksanaan berbagai kegiatan pembangunan infrastruktur pada tahun anggaran 2025. Sejumlah proyek fisik, mulai ditargetkan tuntas pada bulan Desember mendatang.
Kepala Dinas PUPR Rokan Hilir, Fahmi, menyebutkan dari total 361 paket kegiatan, sebanyak 23 paket tender telah berkontrak dan mulai dilaksanakan. Sementara itu, kegiatan skala kecil mencapai 128 paket yang juga sudah berkontrak.
“Total kegiatan yang sudah berkontrak ada 158 paket, terdiri dari paket non-tender, penunjukan langsung (PL), ditambah 23 paket tender yang tersebar di seluruh wilayah Rokan Hilir,” ungkap Fahmi, Selasa (23/9/2025) di ruang kerjanya.
Ia menambahkan, rata-rata bobot pekerjaan saat ini sudah mencapai 15 persen. Bahkan, beberapa kegiatan sudah berada di angka 30 hingga 40 persen. Adapun jenis kegiatan yang dilaksanakan meliputi pembangunan jalan, bangunan gedung, hingga proyek swakelola.
“Untuk kegiatan swakelola, anggarannya sudah terserap seluruhnya dan pelaksanaannya berjalan sesuai rencana,” jelasnya.
Meski sempat terkendala pada awal tahun akibat transisi kepemimpinan dan keterlambatan perencanaan, Fahmi optimis seluruh paket kegiatan akan berkontrak pada awal Oktober dan dapat rampung pada Desember 2025.
“Dominasi kegiatan tahun ini adalah pembangunan jalan, sekitar 15 paket yang dilelang. Sisanya merupakan kegiatan cipta karya. Semua ini program prioritas, karena sudah terencana dan tinggal dilaksanakan,” tambahnya.
Terkait dana alokasi khusus (DAK), Fahmi menjelaskan bahwa pemerintah pusat meniadakan DAK infrastruktur jalan untuk seluruh kabupaten/kota, termasuk Rokan Hilir. Tahun ini, DAK hanya tersedia untuk sektor kesehatan dan pendidikan.
“Kita berharap ke depan DAK infrastruktur bisa kembali ada, karena ini sangat membantu daerah dalam mempercepat pembangunan,” pungkasnya. (Riki)





