ROKAN HILIR – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XX Kabupaten Rokan Hilir tidak hanya menjadi ajang syiar keagamaan, namun juga memberi dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Sejak pembukaan MTQ, aktivitas perdagangan di sekitar lokasi kegiatan tampak meningkat dengan dibukanya puluhan stand bazar dan lapak UMKM.
Pantauan HitamPutih News di lapangan menunjukkan tingginya antusiasme pengunjung yang memadati area bazar, terutama pada malam hari. Beragam produk lokal seperti kuliner, pakaian, mainan anak, hingga kerajinan rumah tangga menjadi incaran masyarakat.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pasar (Disperindagsar) Kabupaten Rokan Hilir, Muhammad Fauzi, S.IP M.H M.Si, mengatakan bahwa pelaksanaan MTQ XX Rohil memberikan dampak signifikan terhadap perputaran ekonomi lokal.
“MTQ ini bukan hanya kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi momentum menggerakkan ekonomi masyarakat. UMKM kita mendapat ruang berjualan, dan perputaran uang di lokasi kegiatan terlihat meningkat,” ujarnya seperti dilansir Ariecyber.com
Ia menambahkan, pihaknya terus mendorong agar pelaku UMKM lokal dapat memanfaatkan event-event besar daerah sebagai sarana promosi dan peningkatan pendapatan.
“Kita harapkan para pedagang khususnya Pedagang lokal benar-benar merasakan manfaatnya. Ke depan, penataan dan fasilitasi bazar akan terus kita perbaiki agar dampak ekonominya semakin optimal,” tambahnya.
Sementara itu, salah seorang pengunjung, Dewi (21), warga Pedamaran, mengaku senang dengan adanya bazar MTQ karena memberikan banyak pilihan sekaligus mendukung pedagang.
“Kalau ada MTQ seperti ini, kami bisa sekalian belanja dan jajan. Pilihannya banyak dan harganya juga terjangkau serta murah-murah,” katanya.
Hal senada disampaikan Arman Maulana (36), pengunjung asal Bagansiapiapi, yang menilai bazar MTQ turut menghidupkan suasana dan ekonomi masyarakat.
“Ramai sekali, apalagi malam. Ini bagus untuk pedagang kecil karena pembelinya banyak,” ucapnya.
Dengan tingginya partisipasi masyarakat dan geliat perdagangan yang terlihat, MTQ XX Rohil dinilai tidak hanya membawa nilai religius, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi kerakyatan di Kabupaten Rokan Hilir.





