Transportasi Air Bikin Ombak! Ancaman Serius di tengah Pacu Jalur 2025

Pacu jalur
Transportasi Air Bikin Omba! Ancaman Serius di tengah Pacu Jalur 2025 (Gambar Ilustrasi)

KUANTAN SINGINGI – Perhelatan Pacu Jalur 2025 yang akan digelar pada 20–24 Agustus mendatang diprediksi bakal menjadi sorotan dunia. Seiring semakin dikenalnya ajang budaya tahunan ini di kancah internasional, potensi masuknya berbagai jenis transportasi air modern seperti jet ski dan speedboat ke arena Pacu Jalur pun diperkirakan akan meningkat.

Namun, kehadiran transportasi air tersebut justru menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat. Mereka menilai, gelombang air yang ditimbulkan jet ski dan speedboat berpotensi mengganggu jalannya perlombaan, bahkan dapat memicu konflik antar peserta jalur.

Sudah pernah terjadi di tahun-tahun sebelumnya. Gelombang ombak dari speedboat atau jet ski kerap menjadi pemicu gesekan antar anak pacu. Hal seperti ini jangan sampai terulang, apalagi saat mata dunia sedang tertuju ke Kuansing,” ujar Andhika, warga Teluk Kuantan, kepada wartawan, Rabu (31/7).

Andhika dan sejumlah warga lainnya berharap, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Pemkab Kuansing) bersama para pemangku kepentingan segera menetapkan regulasi tegas terkait aktivitas jet ski dan speedboat selama jalur sedang berlaga.

Kita tentu tidak ingin ketika jalur sedang berpacu, lalu lintas speedboat dan jet ski justru menciptakan gangguan. Ombak yang mereka hasilkan bisa sangat mengganggu konsentrasi para pendayung dan menyebabkan insiden yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Sebagai event budaya nasional, Pacu Jalur bukan hanya menjadi kebanggaan masyarakat Riau, khususnya Kuansing, tetapi juga menjadi daya tarik wisata yang mendatangkan ribuan pengunjung. Oleh sebab itu, keamanan dan kelancaran jalannya lomba harus menjadi prioritas utama.

Bacaan Lainnya

Masyarakat berharap, selain menyediakan fasilitas pendukung untuk wisatawan, tenaga medis, dan aparat keamanan, pemerintah juga diharapkan mampu menciptakan zona aman di sepanjang arena pacu agar transportasi air tidak berseliweran di jalur utama saat lomba berlangsung.

Dengan koordinasi dan pengawasan yang baik, publik optimistis Pacu Jalur 2025 dapat berjalan lancar, meriah, dan bebas dari konflik.

Kapolres Kuansing AKBP Raden Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H., saat dimintai tanggapan terkait hal ini memberikan respon yang baik.

“Terimakasih atas informasinya, hal tersebut akan menjadi perhatian kami” ujar Kapolres Kuansing yang belum genap sebulan bertugas di bumi pacu jalur.

Pos terkait