Wabup Kuansing Ancam Tindakan Tegas Terhadap “PETI” di Kebun Pemda Jake

Wabup Kuansing
Wabup Kuansing Ancam Tindakan Tegas Terhadap “PETI” di Kebun Pemda Jake

Teluk Kuantan,  – Wakil Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), H. Mukhlisin, menyatakan akan mengambil langkah tegas apabila terbukti ada alat berat yang digunakan untuk Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kebun karet milik Pemerintah Daerah Desa Jake, Kecamatan Kuantan Tengah.

Saya akan cek langsung ke lokasi begitu kembali dari Jakarta,” ujar Mukhlisin kepada riauterkini.com, Kamis kemarin sore. Sebagai langkah awal, kata Mukhlisin, para pelaku akan diperingatkan agar segera menghentikan aktivitas ilegal tersebut. “Jika mereka tak mengindahkan peringatan, alat berat itu bisa kami bakar,” tegasnya.

Menurut Wakil Bupati yang dikenal peduli pada aspek lingkungan dan sosial ini, kerusakan lahan akibat PETI bukan hanya merugikan pemerintah daerah, tetapi juga membahayakan keseimbangan ekosistem dan mata pencaharian masyarakat sekitar.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kuansing, Andriyama Putra, saat dikonfirmasi wartawan mengenai penemuan empat unit alat berat yang diduga digunakan untuk merusak lahan, belum memberikan keterangan resmi. Dalam laporan awal, ia menyebut bahwa saat turun ke lokasi, petugas hanya menemukan penjaga alat berat, sedangkan pekerjanya telah melarikan diri.

Di sejumlah media Andriyama Putra juga menyebut bahwa aktivitas Alat berat yang telah merusak lahan kebun pemda tersebut sudah dilaporkan ke Polres Kuansing, namun sejauh ini belum ada kejelasan apakah disita atau dibiarkan.

Dengan ancaman bakar alat dan ancaman sanksi hukum, Pemerintah Kabupaten Kuansing berupaya menegakkan kedaulatan aset daerah sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dari praktik PETI yang merugikan.

Bacaan Lainnya

Pos terkait