DPRD Rokan Hilir Gelar RDP Bersama Baznas dan BPKAD, Bahas Gedung hingga Mobil

Komisi D DPRD Rohil menggelar RDP bersama Baznas dan BPKAD Rohil membahas penyediaan gedung serta mobil operasional Baznas, Senin (2/3/2026). Foto. Zulfadhli.

ROKAN HILIR – Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Rohil yang turut dihadiri Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Rohil, Senin (2/3/2026).

Rapat tersebut membahas penyediaan gedung kantor serta mobil operasional guna menunjang kinerja Baznas Rohil dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

RDP dipimpin langsung Ketua Komisi D DPRD Rohil, Purnomo, dan dihadiri Plt Kepala BPKAD Rohil H. Sarman Syahroni, ST., MIP, Ketua Baznas Rohil Jefrizal, SHI., MM, beserta jajaran terkait.

Dalam pertemuan itu, Komisi D bersama pemerintah daerah membahas secara rinci kebutuhan fasilitas penunjang operasional Baznas sebagai lembaga pengelola dana umat di daerah.

Ketua Komisi D DPRD Rohil, Purnomo, menyampaikan bahwa pada prinsipnya kebutuhan Baznas telah mendapat respons positif dari pemerintah daerah.

“Penyediaan gedung serta mobil transportasi untuk operasional Baznas diharapkan segera direalisasikan,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Ia menegaskan dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat keberadaan Baznas Rohil agar semakin optimal menjalankan amanah dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah masyarakat.

Sementara itu, Ketua Baznas Rohil, Jefrizal, menyampaikan apresiasi kepada DPRD Rohil dan BPKAD atas dukungan yang diberikan terhadap penguatan kelembagaan Baznas.

Menurutnya, dalam RDP tersebut terdapat tiga opsi gedung yang ditawarkan sebagai kantor Baznas, yakni Eks Gedung Unri, Eks Museum Tionghoa dan Eks Kantor Dinas Pertanian. Ketiga bangunan tersebut berada di kawasan Batu Enam, Bagansiapiapi.

Namun demikian, sebelum digunakan, gedung yang dipilih nantinya harus melalui uji kelayakan bangunan guna memastikan aspek keamanan dan kenyamanan operasional.

“Sebelum ditempati, perlu dilakukan uji kelayakan bangunan agar aktivitas pelayanan dapat berjalan aman dan nyaman,” jelasnya.

Selain penyediaan kantor, Baznas Rohil juga direncanakan memperoleh fasilitas mobil operasional untuk mendukung kegiatan lapangan, khususnya dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat.

Pos terkait