ROKAN HILIR – Kondisi Jalan Lintas Pesisir yang menghubungkan Kecamatan Kubu menuju Bagansiapiapi terpantau becek dan berlumpur.
Meski demikian, jalan tersebut masih dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Namun, pengendara harus ekstra hati-hati karena beberapa titik jalan tergenang air dan dipenuhi lumpur.
Berdasarkan pantauan media ini pada Jumat (7/3/2026) sore, kerusakan jalan cukup parah terlihat di ruas antara Kepenghuluan Pedamaran dan Kepenghuluan Sungai Besar, Kecamatan Pekaitan. Di lokasi tersebut terdapat genangan air bercampur lumpur yang cukup dalam.
Kondisi ini membuat kendaraan harus melaju pelan agar tidak tergelincir atau terjebak di lumpur. Beberapa pengendara juga terlihat memilih jalur yang lebih kering di pinggir jalan.
Jalan lintas pesisir ini merupakan salah satu akses penting bagi masyarakat Kecamatan Kubu dan sekitarnya untuk menuju ibu kota Kabupaten Rokan Hilir, Bagansiapiapi.
Salah seorang warga Kecamatan Kubu, Ahmad Oki, mengatakan bahwa masyarakat terkadang harus menggunakan jalur alternatif melalui jalan perusahaan PT Jatim Jaya Perkasa.
“Kalau melalui lintas pesisir menggunakan sepeda motor, kalau jalannya bagus paling lama sekitar 45 menit sampai satu jam sudah sampai. Tapi kalau lewat jalan PT Jatim Jaya Perkasa bisa memakan waktu sekitar dua jam, paling cepat satu setengah jam,” ujarnya.
Hal serupa juga diungkapkan warga Kecamatan Kubu Babussalam, H. Widiarto, dirinya menyampaikan bahwa kondisi jalan yang becek membuat waktu perjalanan menjadi lebih lama, terutama bagi kendaraan roda empat.
“Kalau jalan lintas pesisir bagus, pakai mobil dari Kubu Babussalam ke Bagansiapiapi sekitar 45 menit sampai satu jam. Tapi kalau lewat jalan Jatim bisa sekitar satu jam 45 menit sampai dua jam,” katanya.
Ia juga mengimbau para pengendara agar berhati-hati saat melintas di ruas jalan tersebut karena kondisi jalan yang licin berpotensi membuat kendaraan tersangkut di lumpur.
Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Rokan Hilir, Khairul Fahmi, ST saat dihubungi media ini terkait kondisi jalan lintas pesisir dan rencana perbaikannya belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.





