Ormas Pemuda di Rokan Hilir Berikan Dukungan Penuh Pemberantasan Narkoba

Ketua Himpunan Pemuda Mahasiswa Melayu, Syarief Muhammad Bakri. (Istimewa)

ROKAN HILIR – Himpunan Pemuda Mahasiswa Melayu (HPMM) Kabupaten Rokan Hilir menegaskan dukungannya kepada aparat penegak hukum, termasuk Polri dan TNI, untuk bertindak tegas tanpa kompromi dalam memberantas segala bentuk peredaran serta penyalahgunaan narkotika di wilayah yang dikenal sebagai “Negeri Seribu Kubah”, Rokan Hilir.

Ketua Umum HPMM Rokan Hilir, Syarief Muhammad Bakri, menyampaikan bahwa pihaknya siap bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir serta seluruh elemen masyarakat dalam memerangi narkoba. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci penting dalam memperkuat upaya pencegahan, edukasi, hingga penindakan terhadap pelaku kejahatan narkotika.

“Kami siap berkolaborasi dengan aparat kepolisian, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh pihak terkait. Ini merupakan tanggung jawab bersama demi menyelamatkan generasi muda Rokan Hilir agar memiliki masa depan yang lebih cerah,” ujar Bakri.

Lebih lanjut, Bakri mengangkat nilai-nilai kearifan lokal melalui tunjuk ajar Melayu Riau sebagai penguatan moral dalam memerangi narkoba. Ia mengutip petuah Melayu yang sarat makna sebagai pengingat bagi masyarakat akan bahaya laten narkotika.

“Apabila penyakit tidak dibuang, hidup selalu dirundung malang. Tuan lesap marwah pun hilang. Muda sengsara tua terbuang. Ke mana pergi dinista orang.”

Menurutnya, ungkapan tersebut merupakan amanah yang disampaikan oleh budayawan Melayu, Tenas Effendy, kepada seluruh lapisan masyarakat mengenai ancaman serius narkoba yang dapat merusak masa depan generasi bangsa.

Bacaan Lainnya

Bakri menegaskan bahwa masyarakat harus semakin cerdas dan berani dalam menghadapi maraknya peredaran narkotika yang kian mengkhawatirkan. Salah satu langkah penting yang harus dilakukan adalah meningkatkan kesadaran akan dampak buruk narkoba, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Ia juga mengingatkan kembali petuah para tetua Melayu yang menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap bahaya narkoba.

“Malang bertambah, celaka pun banyak. Hidup sengsara marwah tercampak. Apabila penyakit tidak disadari, rusaklah badan binasalah diri. Kampung binasa, celakalah negeri. Tuah hilang, berkah pun lari.”

Petuah tersebut mengandung makna bahwa narkoba merupakan sumber kemalangan yang tidak hanya merusak individu, tetapi juga dapat mencelakai masyarakat luas hingga berpotensi menghancurkan sendi-sendi kehidupan sosial dan budaya masyarakat.

Sebagai penutup, Bakri menegaskan bahwa HPMM Rokan Hilir berkomitmen penuh untuk terlibat aktif dalam setiap upaya pemberantasan narkoba hingga ke akar-akarnya, sekaligus mendorong terbangunnya kolaborasi berkelanjutan antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta generasi muda dalam menjaga masa depan Rokan Hilir dari ancaman narkotika.

Pos terkait