ROKAN HILIR – Aksi massa menolak peredaran narkoba dan penyakit masyarakat yang terjadi di wilayah Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, menimbulkan insiden yang cukup memprihatinkan. Dalam peristiwa tersebut, dilaporkan sekitar 20 orang anak-anak terjatuh bahkan mengalami luka-luka di tengah situasi kerumunan massa.
Peristiwa ini ramai diperbincangkan di media sosial setelah sebuah unggahan dari akun Facebook Indah Nya Bersama Rizal viral dan menarik perhatian publik. Unggahan tersebut telah ditonton sekitar 11 ribu kali dan memantik sedikitnya 891 komentar dari warganet dengan berbagai tanggapan, serta telah dibagikan sebanyak 331 kali.
Dalam unggahannya, akun tersebut mempertanyakan pihak yang harus bertanggung jawab atas kejadian yang menyebabkan anak-anak menjadi korban dalam situasi aksi massa tersebut.
“Kalau sudah begini siapa yang akan bertanggung jawab,” tulis akun tersebut dalam unggahannya.
Sejumlah warganet turut menyampaikan rasa prihatin melalui kolom komentar. Salah satunya akun Rinii Anjli yang menuliskan rasa iba terhadap anak-anak yang menjadi korban.
“Oalah kasihan budak-budak aa,” tulisnya.
Sementara itu, akun Nauri Ri juga mengungkapkan rasa sedih atas kejadian tersebut, meskipun aksi dilakukan dengan semangat untuk memberantas hal-hal yang dianggap merugikan masyarakat.
“Kasian awak nengoknya. Dengan semangat untuk menghilangkan racun di Panipahan sampai ada korban macam iko,” tulisnya di kolom komentar.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai kronologis lengkap kejadian maupun jumlah pasti korban anak-anak yang mengalami luka.






