KUANTAN SINGINGI – Nama Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) kembali bergema di kancah internasional. Kali ini, prestasi gemilang datang dari panggung catwalk. Queen Mazza Avicenna, model cilik berbakat asal Bumi Pacu Jalur, sukses meraih predikat Top Model pada ajang bergengsi Bangkok City International Fashion Week 2026 yang digelar di CDC Ballroom, Bangkok, Thailand, Sabtu (25/4/2026).
Tampil memukau pada slot khusus Puan Aspekraf, Queen tidak hanya sekadar berjalan di atas panggung. Ia membawa misi kebudayaan dengan mengenakan Batik Kuansing motif Nagori.
Meski baru berusia lima tahun, ekspresi dan kepercayaan diri Queen berhasil memikat hati para juri dan penonton internasional, sekaligus membuktikan bahwa wastra lokal Riau mampu bersaing di industri fashion global.
Profil Queen: Langkah Kecil dari Kuantan Mudik
Gadis kecil kelahiran 12 Januari 2021 ini merupakan siswi TK Islam Al-Khairat yang berasal dari Kecamatan Kuantan Mudik. Di balik sorot lampu panggung Bangkok, Queen tumbuh dalam bimbingan keluarga yang mengedepankan kedisiplinan dan kesederhanaan.
Ia adalah putri dari pasangan Made Maizal dan Eza. Sang ayah, Made Maizal, merupakan seorang prajurit TNI Angkatan Udara (TNI AU) yang dikenal berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugas negara.

Bersama sang istri, Made berhasil membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk mengantarkan buah hati meraih mimpi hingga ke mancanegara.
Sinergi Budaya dan Dukungan Keluarga
Keberhasilan Queen meraih gelar Top Model merupakan hasil kolaborasi manis antara talenta individu, dukungan penuh orang tua, serta peran strategis Puan Aspekraf. Lembaga tersebut secara konsisten membuka jalan bagi talenta muda daerah untuk mencicipi panggung dunia sekaligus mempromosikan kekayaan budaya Indonesia.

Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa mimpi besar bisa lahir dari mana saja, asalkan ada semangat, disiplin, dan dukungan keluarga yang kuat.
Kini, langkah kecil Queen Mazza Avicenna dari Kuantan Singingi telah meninggalkan jejak besar di Bangkok. Ia tidak hanya membawa pulang trofi penghargaan, tetapi juga kebanggaan bagi masyarakat Indonesia bahwa generasi muda daerah mampu bersinar dan memperkenalkan identitas bangsa di mata dunia.





