Jakarta – Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Tomsi Tohir, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) untuk lebih fokus menggali potensi wilayah masing-masing demi mendukung target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen. Hal ini disampaikan Tomsi dalam rapat bertema Langkah Konkret Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi yang diadakan secara hybrid dari kantor pusat Kemendagri di Jakarta, Jumat (6/12/2024).
“Sebagai bagian dari Asta Cita program Presiden, salah satu target besar kita adalah mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen. Untuk mencapainya, tentu dibutuhkan usaha maksimal dari seluruh pihak,” ujar Tomsi.
Ia menegaskan bahwa Pemda perlu mengambil langkah strategis yang sesuai dengan visi nasional, salah satunya dengan memasukkan potensi wilayah ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Tomsi juga menekankan agar Pemda tidak sekadar mengulang program tahunan, melainkan benar-benar berinovasi sesuai dengan perkembangan potensi wilayah.
“Menentukan potensi daerah secara asal-asalan hanya akan membuang waktu dan sumber daya. Potensi wilayah juga bersifat dinamis, sehingga jangan hanya sekadar menyalin rencana sebelumnya. Tunjukkan kemampuan Anda untuk menghadirkan solusi yang relevan dan berdampak nyata,” katanya.
Selain itu, Tomsi meminta Pemda memperbaiki sektor perizinan dengan menyederhanakan prosedur, mempercepat waktu pelayanan, serta menurunkan biaya administrasi. Langkah ini diyakini dapat mempercepat investasi, meningkatkan daya saing daerah, dan menciptakan efek domino positif seperti pembukaan lapangan kerja.
“Dokumen RTRW dan RDTR harus menjadi prioritas. Tanpa rencana tata ruang yang matang, pelaku usaha bisa menghadapi kendala serius. Jadi, percepat penyelesaian bagi yang belum selesai,” tegasnya.
Dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Tomsi juga mengingatkan pentingnya transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan anggaran. Ia mendorong Pemda untuk mengoptimalkan belanja modal pada infrastruktur berbasis potensi lokal dan mendorong program padat karya.
“Pastikan setiap pendapatan daerah tercatat dengan benar, dan belanja dilakukan secara efisien untuk mendorong pembangunan berkelanjutan,” pungkas Tomsi.
Dengan langkah-langkah strategis ini, diharapkan Pemda mampu berkontribusi secara maksimal dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen.
(Rachmad Nur Hartama)





