Pekanbaru – Komitmen Yayasan Jaga Riau dalam memajukan pendidikan kembali terlihat melalui aksi nyata mereka membantu lima anak putus sekolah di Provinsi Riau.
Melalui program pendidikan kesetaraan, yayasan ini membuka jalan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk kembali mengenyam pendidikan dan menatap masa depan yang lebih cerah.
Kelima anak yang dibantu berasal dari latar belakang ekonomi lemah. Mereka terpaksa menghentikan pendidikan karena berbagai faktor sosial dan finansial yang membelit keluarga.
Kini, berkat dukungan Yayasan Jaga Riau, mereka bisa mengikuti pendidikan setara SD, SMP, atau SMA, sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
“Kami percaya bahwa pendidikan adalah hak setiap anak. Dengan membantu anak-anak putus sekolah melalui program kesetaraan, kami berharap dapat memutus rantai kemiskinan dan memberi mereka harapan untuk meraih cita-cita,” ujar Wakil Ketua Yayasan Jaga Riau, Perdi Wahyudi.
Langkah ini mendapat respons positif dari masyarakat. Selain menjadi bentuk kepedulian sosial, program ini juga sejalan dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di Riau.
Yayasan Jaga Riau pun berencana memperluas jangkauan program agar lebih banyak anak dapat terbantu.
“Kami mengajak berbagai pihak untuk ikut berkolaborasi. Bersama-sama, kita bisa mewujudkan pendidikan yang inklusif dan merata bagi seluruh anak di daerah,” tambah Perdi.
Yayasan Jaga Riau terus berupaya hadir sebagai jembatan harapan bagi anak-anak yang selama ini terpinggirkan dari akses pendidikan.
Upaya ini diharapkan menjadi inspirasi dan pemicu gerakan serupa di berbagai wilayah lain di Indonesia. (Alan)





