KUANTAN SINGINGI — Sosok Wakapolda Riau, Brigjen Pol Jossy Kusumo, tengah menjadi sorotan publik, terutama di tengah operasi pemberantasan tambang emas ilegal (PETI) yang kini gencar dilakukan di Kabupaten Kuantan Singingi.
Jenderal polisi bintang satu ini dikenal sebagai perwira tinggi yang tak segan turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi sekaligus menyelesaikan berbagai persoalan di daerah.
Brigjen Jossy menggantikan posisi Brigjen Kasihan Rahmadi sebagai Wakapolda Riau. Kehadirannya kini memperkuat jajaran Polda Riau yang dipimpin oleh Irjen Pol Herry Heryawan sebagai Kapolda.
Pria kelahiran Januari 1969 ini merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1992. Dalam kariernya, Brigjen Jossy memiliki rekam jejak panjang dan solid di bidang reserse serta penanggulangan terorisme. Ia pernah berkiprah di satuan elite Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri.
Pada tahun 2018, ia dipercaya menjabat sebagai Kasatgaswil X Papua dan Papua Barat Densus 88. Sebelumnya, ia juga tergabung dalam Satgas Densus 88 di Sulawesi Tengah, dan sempat menjabat sebagai Komandan Detasemen (Kaden) 88 Polda Sulawesi Tengah pada tahun 2005.
Meski kariernya banyak dihabiskan di bidang reserse dan kontra-terorisme, Brigjen Jossy dikenal sebagai sosok humanis. Pada tahun 2012, ia menjabat sebagai Kapolres Banggai, Sulawesi Tengah, dan dijuluki sebagai “Kapolres Merakyat”. Dalam waktu tiga bulan, ia berhasil menertibkan berbagai praktik ilegal seperti penjualan BBM ilegal, perjudian, dan aksi premanisme.
Kini sebagai Wakapolda Riau, Brigjen Jossy diharapkan mampu membawa perubahan signifikan terhadap kondisi keamanan di Bumi Lancang Kuning. Ia mendapat mandat dari Kapolda Irjen Herry Heryawan untuk melatih tim anti-premanisme demi menciptakan situasi kamtibmas yang lebih kondusif di seluruh wilayah provinsi.

Tak hanya itu, Brigjen Jossy juga dipercaya memimpin tim pemburu tahanan kabur di Polres Kampar. Hingga kini, 9 dari 11 tahanan yang sempat melarikan diri berhasil diamankan kembali.
Dengan rekam jejak panjang dan gaya kepemimpinan yang tegas namun humanis, kehadiran Brigjen Jossy Kusumo di Polda Riau menjadi harapan baru dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, khususnya dalam menindak tegas aktivitas PETI yang meresahkan di Kuansing dan wilayah lainnya.





