ROKAN HILIR – Warga Kepenghuluan Serusa, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, mengeluhkan dugaan aktivitas peredaran narkotika jenis sabu yang disebut-sebut masih berlangsung hingga saat ini.
Informasi tersebut mencuat melalui unggahan di media sosial yang menyebut adanya bandar diduga beroperasi di sekitar kawasan Masjid Nurul Huda. Dalam unggahan itu, masyarakat menyampaikan keresahan karena aktivitas tersebut dinilai telah berlangsung cukup lama dan belum tersentuh penindakan.
Unggahan yang beredar melalui akun TikTok @Anakjalanan juga memohon perhatian Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, agar segera mengambil langkah tegas guna memberantas dugaan peredaran narkoba di wilayah tersebut.
Postingan tersebut menuai berbagai reaksi dari warganet. Terpantau, unggahan itu telah disukai ratusan pengguna dan dikomentari puluhan akun dengan beragam tanggapan. Sejumlah komentar mendesak aparat penegak hukum segera turun tangan untuk melakukan pengecekan dan penindakan.
Salah satu akun meminta agar informasi tersebut segera ditelusuri kebenarannya. “Cek dan telusuri,” tulisnya singkat.
Komentar lain bahkan secara langsung menyinggung aparat wilayah setempat. “Mana Kapolsek Bangko dan Kapolres Rokan Hilir, segera tindak tangkap berdasarkan info ini,” tulis pengguna lainnya.
Tak sedikit pula komentar bernada sindiran terhadap maraknya dugaan peredaran narkoba di daerah tersebut, yang dinilai semakin terbuka dan meresahkan masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait informasi yang beredar di media sosial tersebut.
Masyarakat berharap aparat kepolisian, khususnya di wilayah hukum Polsek Bangko dan Polres Rokan Hilir, dapat segera melakukan penyelidikan mendalam guna memastikan kebenaran informasi tersebut.
Langkah cepat dan tegas dinilai penting untuk menjaga situasi keamanan serta menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika.





