Mensesneg: Pemerintah Terima Masukan Mahasiswa dan Terus Atasi Tantangan Ekonomi

Menteri Sekretaris Negara, Pasetyo Hadi. (Istimewa)

JAKARTA – Menteri Sekretaris Negara mengatakan pemerintah menerima aspirasi yang disampaikan mahasiswa terkait kondisi perekonomian nasional dan terus bekerja mengatasi berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Prasetyo menanggapi aksi demonstrasi yang dilakukan mahasiswa yang tergabung dalam di depan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah.

“Beberapa hari ini, saudara saksikan bahwa kita betul-betul bekerja sangat keras untuk mengatasi masalah-masalah perekonomian kita. Ini memang tentu tidak mudah dan dipengaruhi oleh banyak faktor,” kata Prasetyo di Gedung DPR RI, Jakarta.

Ia mengatakan pemerintah memahami aspirasi yang disampaikan mahasiswa sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi bangsa, terutama di sektor ekonomi.

Menurut dia, persoalan ekonomi merupakan isu yang kompleks dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik dari dalam maupun luar negeri, sehingga penyelesaiannya tidak dapat dilakukan hanya berdasarkan tenggat waktu tertentu.

“Mohon maaf, tidak semua itu bisa dicapai dengan sebuah tenggat waktu yang sudah ditetapkan. Tapi yakinlah bahwa yang dimaksud oleh adik-adik ini adalah semangatnya, yakni bagaimana bekerja keras di sektor ekonomi,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Prasetyo menegaskan pemerintah saat ini terus berupaya menjaga stabilitas ekonomi nasional melalui berbagai kebijakan yang bertujuan memberikan kepastian bagi pelaku usaha serta memperkuat daya tahan ekonomi nasional.

Ia optimistis langkah-langkah yang diambil pemerintah dapat membantu mengatasi berbagai tantangan ekonomi yang ada sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Kita yakin bahwa langkah yang diambil pemerintah bisa memberi kepastian kepada para pelaku usaha serta bisa mengatasi permasalahan ini segera,” katanya.

Sebelumnya, mahasiswa BEM SI Jawa Tengah menggelar aksi demonstrasi dengan menyampaikan sejumlah tuntutan terkait kondisi ekonomi nasional, termasuk mendesak pemerintah mengatasi pelemahan nilai tukar rupiah.

Pemerintah menegaskan akan terus membuka ruang dialog dan menerima masukan dari berbagai elemen masyarakat sebagai bagian dari upaya mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi bangsa.

Pos terkait