Pacu Jalur 2025 Sumbang PAD Rp75 Juta dari Parkir dan Pasar Malam

Pacu Jalur 2025 Sumbang PAD Rp75 Juta dari Parkir dan Pasar Malam. (Foto: Suasana Pacu Jalur Teluk Kuantan)

KUANTAN SINGINGI – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi lewat event pacu jalur tradisional 2025 di Tepian Narosa, Teluk Kuantan, ternyata tak hanya menjadi ajang budaya dan hiburan rakyat.

Pemda Kuansing lewat Dinas Perhubungan juga memanfaatkan momentum tersebut untuk mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD).

Salah satunya melalui pengelolaan parkir oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kuansing. Selama lima hari gelaran pacu jalur, 20–24 Agustus 2025, Dishub mencatat kontribusi PAD sekitar Rp53 juta.

“Di momen pacu jalur kemarin, kami berhasil menyumbangkan PAD sekitar Rp53 juta dari pengelolaan parkir,” kata Kadishub Kuansing Hendri Wahyudi, Kamis (4/9/2025).

Pendapatan itu bersumber dari tarif parkir kendaraan roda dua dan roda empat di titik-titik yang dikelola pemerintah daerah, seperti Jalan Diponegoro, Pasar Modern, Pasar Lumpur, serta beberapa ruas jalan lain. Dishub menerapkan tarif Rp5.000 untuk sepeda motor dan Rp20.000 untuk mobil.

“Kalau parkir di area milik masyarakat, itu di luar kewenangan Dishub,” jelas Hendri.

Bacaan Lainnya

Dibanding tahun sebelumnya, capaian ini melonjak signifikan. Pada 2024, Dishub hanya mampu meraup PAD Rp19 juta dari sektor yang sama.

Tak hanya parkir, Dishub Kuansing juga menambah pemasukan PAD melalui penyewaan lokasi pasar malam di Terminal Pasar Lumpur. Selama sepuluh hari kegiatan berlangsung, tercatat kontribusi sebesar Rp22 juta.

“Untuk pasar malam di area Terminal Pasar Lumpur, PAD dari penyewaan lokasi mencapai Rp22 juta,” tambah Hendri.

Dengan demikian, total PAD yang berhasil dikumpulkan Dishub selama momen pacu jalur 2025 mencapai sekitar Rp75 juta.

Pos terkait