BMKG Deteksi 11 Titik Panas di Riau, Rokan Hilir Terbanyak

Ilustrasi gambar.

PEKANBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 11 titik panas (hotspot) terdeteksi di wilayah Provinsi Riau pada Ahad (1/3/2026). Sebaran titik panas tersebut tersebar di tiga kabupaten dan berpotensi menjadi indikasi awal kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Forecaster on Duty BMKG Stasiun Pekanbaru, Yasir P, mengatakan pemantauan dilakukan melalui citra satelit harian yang menunjukkan aktivitas panas di sejumlah wilayah.

“Untuk wilayah Riau terpantau 11 titik panas. Sebarannya berada di Kabupaten Rokan Hilir sebanyak 5 titik, Kabupaten Kuantan Singingi 4 titik, dan Kabupaten Bengkalis 2 titik,” ujar Yasir seperti dilansir SabangMerauke News.

Secara keseluruhan, wilayah Pulau Sumatera tercatat memiliki 175 titik panas. Rinciannya sebagai berikut:

  • Aceh: 9 titik
  • Sumatera Utara: 6 titik
  • Sumatera Barat: 54 titik
  • Jambi: 36 titik
  • Kepulauan Riau: 1 titik
  • Bengkulu: 3 titik
  • Sumatera Selatan: 24 titik
  • Bangka Belitung: 31 titik
  • Riau: 11 titik

BMKG mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di wilayah rawan lahan kering dan gambut.

“Masyarakat diharapkan segera melaporkan jika menemukan indikasi kebakaran agar dapat segera ditangani,” tambahnya.

Bacaan Lainnya

BMKG juga merilis prakiraan kondisi cuaca di Provinsi Riau dengan rincian Suhu udara: 23,0 – 34,0 °C, Kelembapan udara: 55 – 99 persen, Arah angin: Barat Laut hingga Timur Laut dan Kecepatan angin: 10–30 km/jam.

Sementara itu, tinggi gelombang laut di wilayah perairan Riau diperkirakan berkisar 0,5 hingga 1,25 meter, yang masuk kategori rendah dan relatif aman bagi aktivitas pelayaran skala kecil hingga menengah.

BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat tetap waspada, mengingat peningkatan titik panas kerap menjadi indikator awal munculnya kebakaran hutan dan lahan di musim panas.

Pos terkait