JAKARTA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Komisi IX, Dr. Maharani, MM, menegaskan bahwa fungsi legislasi dan pengawasan yang dijalankan lembaga legislatif terus difokuskan pada pemenuhan kebutuhan masyarakat, khususnya di sektor kesehatan, ketenagakerjaan, dan jaminan sosial.
Hal tersebut disampaikan Dr. Maharani melalui unggahan capaian kerja Masa Sidang III Tahun 2025–2026 di akun media sosial Facebook miliknya, Sabtu (22/2/2026).
“Dalam suasana Ramadhan 1447 Hijriah yang penuh berkah ini, saya ingin berbagi ringkasan capaian kerja selama Masa Sidang III. Sepanjang masa sidang, kami di Komisi IX DPR RI memastikan agenda pengawasan dan legislasi berjalan dengan fokus pada kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Politisi Partai Golongan Karya tersebut menjelaskan, berbagai agenda rapat kerja, kunjungan lapangan, hingga dialog dengan pemangku kepentingan diarahkan untuk memperkuat kualitas layanan publik.
Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Riau I, ia menekankan bahwa sektor ketenagakerjaan menjadi perhatian penting, terutama dalam perlindungan hak pekerja, penyelesaian persoalan pemutusan hubungan kerja (PHK), serta penguatan sistem pengawasan industri agar kebijakan berjalan adil dan berpihak kepada masyarakat.
Di bidang kesehatan, Komisi IX disebut terus mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan primer, pengawasan program prioritas nasional, serta percepatan penurunan angka stunting.
Selain itu, keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan transparansi pengelolaan dana jaminan sosial juga menjadi fokus pengawasan legislatif.
Menurut Dr. Maharani, momentum Ramadhan menjadi pengingat bagi wakil rakyat untuk terus bekerja dengan keikhlasan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Ramadhan selalu mengingatkan kita pada nilai keikhlasan dan kerja nyata. Semoga apa yang telah dilakukan selama masa persidangan membawa manfaat bagi masyarakat luas. Saya akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya di Dapil Riau I,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat yang selama ini terus menguatkan kinerjanya sebagai anggota legislatif.





