Konfercab VI PC PMII Rokan Hilir Segera Digelar, Ini Syarat dan Tahapannya

Logo Konfercab IV PMII Rokan Hilir. (Photo : Redaksi)

ROKAN HILIR – Badan Pekerja Konfercab (BPK) resmi merilis persyaratan serta timeline pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) ke-VI Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Rokan Hilir. Agenda besar organisasi mahasiswa tersebut akan menjadi ajang demokrasi untuk memilih Ketua Cabang dan Ketua Korps PMII Putri (Kopri) periode mendatang.

 

Dalam pengumuman resmi, terdapat beberapa syarat yang wajib dipenuhi bakal calon Ketua Cabang maupun Ketua Kopri. Di antaranya adalah mengisi formulir pendaftaran, surat rekomendasi dari rayon atau komisariat asal, melampirkan visi-misi, fotokopi KTP, transkrip nilai terbaru, serta surat pernyataan kesediaan mendaftarkan diri di atas materai Rp10.000.

Selain itu, setiap bakal calon diwajibkan menyerahkan pas foto ukuran 4×6 sebanyak empat lembar dengan ketentuan latar belakang merah, mengenakan jas biru PMII dan peci bagi laki-laki, serta jas biru PMII dan jilbab kuning bagi perempuan. Khusus calon Ketua Kopri, ditambahkan syarat fotokopi sertifikat SKK.

 

Berkas pendaftaran dikumpulkan dalam stopmap berwarna biru untuk calon Ketua Cabang, sementara calon Ketua Kopri menggunakan stopmap berwarna kuning.

Bacaan Lainnya

 

Sementara itu, timeline Konfercab ke-VI juga telah ditetapkan. Tahapan dimulai pada 28 September 2025 dengan agenda sosialisasi. Pendaftaran dibuka mulai 29 September hingga 18 Oktober 2025, kemudian dilanjutkan dengan verifikasi berkas pada 19 Oktober 2025.

Penetapan calon dan nomor urut akan dilakukan pada 20 Oktober, disusul pemaparan visi dan misi pada 21 Oktober. Selanjutnya, 22–26 Oktober ditetapkan sebagai masa tenang, sebelum akhirnya puncak acara Konfercab dilaksanakan pada 27 Oktober 2025.

 

Untuk informasi lebih lanjut, panitia menyediakan kontak narahubung, yakni Sahabat Khudri di nomor 0821-6976-8556 dan Sahabati Santi di nomor 0821-8521-7317.

 

Konfercab ke-VI PC PMII Rokan Hilir ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi kader sekaligus melahirkan kepemimpinan baru yang visioner, guna memperkuat peran PMII di daerah. (Riki)

Pos terkait