Hitam Putih News – Legenda tinju dunia, Oscar De La Hoya, mengomentari laga antara Mike Tyson dan Jake Paul dengan pandangan kritis. Menurutnya, pertarungan tersebut lebih terlihat seperti duel yang telah diatur sebelumnya, bukan laga tinju profesional yang sebenarnya.
De La Hoya menyatakan bahwa hasil pertarungan itu tampak telah dirancang untuk memberikan kemenangan kepada Jake Paul demi mendongkrak popularitasnya.
“Sejak awal laga, segalanya terlihat buruk. Tyson bahkan tampak hampir terjatuh saat berjalan menuju ring, dan ketika laga dimulai, ia seperti kehilangan daya setelah 10 detik pertama,” ujar De La Hoya, sebagaimana dikutip dari Boxing Social.
Ia juga meyakini bahwa Tyson sengaja menahan diri dan tidak mengeluarkan seluruh kemampuannya. Menurutnya, pertunjukan seperti itu merusak citra dan kredibilitas dunia tinju.
De La Hoya menambahkan bahwa olahraga tinju profesional saat ini telah mengalami penurunan dibandingkan era 1990-an yang dikenal sebagai masa keemasan tinju. Meski begitu, ia tidak sepenuhnya menyalahkan laga seperti Mike Tyson vs Jake Paul atas kemunduran tersebut.
“Saya percaya bahwa Tyson menahan tidak mengeluarkan seluruh kemampuannya” ucap Oscar De La Hoya dikutip dari Boxing Social
Selain itu, De La Hoya juga menyoroti kurangnya keberanian para petinju modern untuk membuktikan diri sebagai yang terbaik. Menurutnya, sikap inilah yang perlahan-lahan merusak popularitas olahraga ini.
“Banyak yang mencoba menyalahkan promotor, pelatih, atau manajer, tetapi sebenarnya, tanggung jawab ada pada para petinju itu sendiri,” pungkas De La Hoya.
“Tinju saat ini seperti beruang yang sedang tertidur dalam masa hibernasi,” ungkapnya.
Komentar tajam dari De La Hoya ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga integritas olahraga tinju di tengah tantangan era modern.





