Program Kapolda Riau, Tim Asesmen Tinjau Jembatan Rusak Kampung Aman Sinaboi

Tim asesmen Polda Riau meninjau jembatan rusak di Kampung Aman, Kepenghuluan Sungai Bakau, Kecamatan Sinaboi, yang masuk program renovasi Kapolda Riau. (Dok. Polsek Sinaboi).

ROKAN HILIR – Program Kapolda Riau dalam membangun dan merenovasi jembatan masyarakat yang rusak mulai berjalan. Salah satu lokasi yang masuk dalam program tersebut adalah jembatan di Jalan Kampung Aman RT 24 RW 03, Kepenghuluan Sungai Bakau, Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir. Jumat (15/1/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, tim asesmen Polda Riau turun langsung melakukan pengecekan kondisi jembatan yang selama ini menjadi akses utama masyarakat setempat.

 

Kegiatan pengecekan tersebut turut didampingi Kapolsek Sinaboi bersama Bhabinkamtibmas Sungai Bakau. Hadir pula Datuk Penghulu Sungai Bakau beserta sejumlah warga yang selama ini terdampak akibat kerusakan jembatan.

 

 

Datuk Penghulu Sungai Bakau, Supianto, menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Riau atas perhatian terhadap kondisi infrastruktur di wilayahnya. Ia berharap rencana pembangunan dan renovasi jembatan tersebut dapat segera direalisasikan.

Bacaan Lainnya

“Jembatan ini adalah akses penghubung antar-RT dan jalur utama masyarakat, termasuk anak-anak sekolah. Sudah sekitar enam bulan kondisinya rusak,” ungkap Supianto.

 

Akibat kerusakan tersebut, aktivitas warga terganggu. Bahkan, sejumlah anak sekolah terpaksa menyeberang menggunakan sampan kayu untuk menuju sekolah.

 

Kapolsek Sinaboi, IPTU Irwandy H. Turnip, S.H., M.H., menegaskan bahwa pembangunan dan renovasi jembatan masyarakat merupakan bagian dari program Kapolda Riau yang dilaksanakan secara menyeluruh di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Riau.

 

“Hari ini tim asesmen Polda Riau telah melakukan pengecekan langsung terhadap jembatan yang direncanakan direnovasi. Kami dari Polsek Sinaboi mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Riau atas perhatian dan rencana pembangunan jembatan untuk masyarakat Kampung Aman, Kepenghuluan Sungai Bakau ini,” ujarnya.

 

Program tersebut diharapkan mampu memperlancar akses masyarakat serta meningkatkan keselamatan dan aktivitas sosial ekonomi warga setempat. (Riki)

Pos terkait