Ternyata! Manager SPBU PT SPRH Adalah Keluarga Bupati Rokan Hilir

SPBU Milik BUMD PT. SPRH. (Photo : Riki)

ROKAN HILIR – Polemik di tubuh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Sarana Pembangunan Rohil (SPRH) kembali mencuat dan memicu kegaduhan publik. Setelah sebelumnya 43 karyawan dirumahkan dengan alasan efisiensi, kini terungkap bahwa perusahaan daerah tersebut justru merekrut seorang manager SPBU baru, tak lama setelah kebijakan pemutusan hubungan kerja massal itu diterapkan.

 

Keputusan ini dinilai janggal dan kontradiktif oleh masyarakat maupun para mantan pekerja. Alasan efisiensi yang dipakai untuk merumahkan puluhan karyawan dianggap tidak sejalan dengan langkah perusahaan mengangkat pejabat baru di posisi strategis.

Sumber internal PT SPRH menyebutkan, proses rekrutmen manager SPBU dilakukan secara tertutup, tanpa pengumuman resmi atau mekanisme seleksi terbuka, sebagaimana lazimnya di lingkungan BUMD.

 

Situasi semakin memanas setelah beredar informasi bahwa manager baru tersebut merupakan warga Rantau Bais, Kecamatan Tanah Putih, yang disebut-sebut satu kampung dengan Bupati Rokan Hilir, H. Bistamam. Dugaan adanya kedekatan personal dalam penempatan jabatan strategis pun memicu spekulasi publik.

Bacaan Lainnya

 

Tak hanya itu, informasi lain menyebutkan bahwa Andharsam merupakan keponakan kandung Bupati H. Bistamam, sehingga menambah panjang polemik dan pertanyaan publik terkait objektivitas keputusan manajerial di tubuh BUMD.

Dalam keterangannya kepada HitamPutihNews.com, Manager SPBU PT SPRH, Adharsam, membenarkan dirinya merupakan pegawai baru.

 

“Saya baru bekerja sekitar tiga bulan di BUMD PT SPRH. Sebelumnya saya bekerja di luar, wiraswasta,” ujarnya melalui sambungan telepon, Jumat (28/11/2025).

 

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Direktur Pengembangan BUMD PT SPRH, Zulfakar Juned, yang juga membawahi operasional SPBU, belum memberikan keterangan resmi, meskipun telah berulang kali dimintai klarifikasi oleh media.

Pos terkait