MADRID – Drama tersaji di Stadion Metropolitano Stadium saat FC Barcelona harus tersingkir dari UEFA Champions League musim 2025/2026 meski meraih kemenangan 2-1 atas Atlético Madrid pada leg kedua perempat final, Rabu (15/4/2026) dini hari WIB.
Hasil tersebut tidak cukup membawa Blaugrana melaju ke semifinal karena kalah agregat 3-2 dari Atletico Madrid. Pada leg pertama sebelumnya, Barcelona harus mengakui keunggulan Atletico dengan skor 0-2 di kandang sendiri.
Sejak awal pertandingan, Barcelona tampil agresif dan langsung menekan tuan rumah. Gol cepat tercipta melalui aksi Lamine Yamal pada menit ke-4. Keunggulan tim tamu kemudian bertambah lewat gol Ferran Torres pada menit ke-24, yang membuat agregat sempat imbang 2-2.
Namun, Atletico Madrid mampu bangkit di hadapan pendukungnya sendiri. Gol balasan tercipta melalui Ademola Lookman pada menit ke-31 setelah memanfaatkan umpan matang dari Marcos Llorente. Gol tersebut membuat Atletico kembali unggul agregat 3-2.
Sepanjang pertandingan, Barcelona tampil dominan dalam penguasaan bola dengan catatan mencapai 69 persen. Mereka melepaskan 12 tembakan dengan 7 di antaranya tepat sasaran.
Di sisi lain, Atletico Madrid lebih mengandalkan serangan balik cepat dengan total 14 tembakan, namun hanya 4 yang mengarah ke gawang.
Memasuki babak kedua, Barcelona terus menekan demi mengejar defisit agregat. Namun situasi berubah pada menit ke-79 ketika Eric Garcia harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu merah akibat melanggar Alexander Sørloth yang lolos dari jebakan offside.
Bermain dengan 10 pemain membuat Barcelona kesulitan membongkar rapatnya lini pertahanan Atletico hingga laga berakhir.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 untuk Barcelona tidak berubah. Meski menang di Madrid, mereka tetap harus mengakhiri langkah di Liga Champions musim ini karena kalah agregat.
Dengan hasil ini, Atletico Madrid memastikan satu tempat di semifinal dan akan menghadapi pemenang laga antara Sporting CP kontra Arsenal.





