ROKAN HILIR – Progres pembangunan Jembatan Garuda di Kepenghuluan Air Hitam, Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir terus berjalan secara bertahap melalui semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat.
Pada Rabu (27/5/2026), personel Koramil 0321-06/Tanjung Medan bersama warga melaksanakan kegiatan penurunan material di bagian tepi dekat lokasi pembangunan jembatan.
Kegiatan tersebut melibatkan satu personel TNI dan tiga orang masyarakat yang turut membantu proses pengerjaan di lapangan.
Hingga saat ini, progres pembangunan Jembatan Garuda tercatat mencapai sekitar 13 persen.
Danramil 0321-06/Tanjung Medan Kapten Arh Yulisman mengatakan pengerjaan terus dilanjutkan meski medan dan akses distribusi material masih menjadi tantangan utama di lokasi pembangunan.
“Seluruh material masih harus didistribusikan melalui jalur air menggunakan boat sehingga membutuhkan waktu perjalanan sekitar tiga hingga empat jam. Namun personel bersama masyarakat tetap semangat melanjutkan pekerjaan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, fokus kegiatan hari ini adalah penurunan material pada bagian tepi dekat sebagai persiapan untuk tahapan pekerjaan berikutnya.
Sementara untuk agenda esok hari, tim pembangunan direncanakan melaksanakan perakitan mal pondasi pada bagian tepi dekat jembatan.
Selain kendala akses distribusi material, proses pembangunan juga masih menyesuaikan perubahan teknis pada lubang pondasi tepi jauh berdasarkan arahan teknisi Zidam.
Meski demikian, seluruh rangkaian kegiatan pembangunan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Pembangunan Jembatan Garuda diharapkan nantinya mampu mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus menunjang aktivitas ekonomi warga di Kepenghuluan Air Hitam dan sekitarnya.





