ROKAN HILIR – Pembangunan Jembatan Garuda di Kepenghuluan Air Hitam, Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir, terus berlanjut. Hingga Rabu (3/6/2026), progres pembangunan masih berada pada angka 13 persen dengan fokus pekerjaan pada perakitan besi di bagian tepi jauh jembatan.
Kegiatan pembangunan dilaksanakan oleh satu personel TNI bersama dua orang masyarakat yang turut membantu proses pengerjaan di lapangan.
Danramil 06/Tanjung Medan, Kapten Arh Yulisman, mengatakan meskipun masih terdapat beberapa penyesuaian teknis, pekerjaan pembangunan tetap berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.
“Kami terus berupaya agar seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan dengan baik. Dukungan masyarakat juga menjadi semangat bagi personel di lapangan untuk menyelesaikan pekerjaan secara maksimal,” ujar Kapten Arh Yulisman.
Menurutnya, pembangunan Jembatan Garuda memiliki peran penting dalam meningkatkan aksesibilitas masyarakat, sehingga diharapkan dapat segera selesai dan dimanfaatkan oleh warga.
Pada kegiatan hari ini, pekerjaan difokuskan pada perakitan besi tepi jauh. Sementara untuk kegiatan esok hari, tim pelaksana berencana melanjutkan pekerjaan dengan perakitan mal tepi dekat.
Adapun kendala yang masih dihadapi di lapangan yakni adanya perubahan kembali pada lubang pondasi tepi jauh yang dilakukan oleh pihak teknisi Zidam. Penyesuaian tersebut dilakukan untuk memastikan konstruksi jembatan memenuhi standar teknis yang telah ditetapkan.
Meskipun demikian, seluruh rangkaian kegiatan pembangunan dapat dilaksanakan dengan aman dan lancar. Tidak terdapat hal-hal menonjol yang mengganggu jalannya pekerjaan.
Pembangunan Jembatan Garuda diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah serta memperlancar mobilitas masyarakat dan aktivitas perekonomian di Kepenghuluan Air Hitam dan sekitarnya setelah rampung dibangun.




