Pacu Jalur Rayon I Cerenti 2025 Resmi Dibuka, Kapolres Kuansing Ajak Junjung Sportivitas dan Jaga Keamanan

Pacu Jalur Rayon I Cerenti 2025 Resmi Dibuka, Kapolres Kuansing Ajak Junjung Sportivitas dan Jaga Keamanan
Pacu Jalur Rayon I Cerenti 2025 Resmi Dibuka, Kapolres Kuansing Ajak Junjung Sportivitas dan Jaga Keamanan

KUANTAN SINGINGI — Tradisi tahunan Pacu Jalur kembali menggema di Kabupaten Kuantan Singingi. Pada Jumat pagi, 13 Juni 2025, Pemerintah Kabupaten Kuansing secara resmi membuka ajang budaya Pacu Jalur Rayon I di halaman Kantor Camat Cerenti.

Acara pembukaan berlangsung meriah dengan dihadiri lebih dari 400 peserta dan undangan. Sejumlah pejabat penting tampak hadir, antara lain Bupati Kuansing Dr. H. Suhardiman Amby, M.M., Kapolres Kuansing AKBP Angga F. Herlambang, S.I.K., S.H., Kejari Kuansing Syahroni, S.H., M.H., Wakil Bupati H. Muklisin, serta Sekda Kuansing dr. Fahdiansyah, Sp.OG. Turut memeriahkan acara unsur Forkopimda, anggota DPRD, kepala OPD, camat se-Kuansing, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, kepala desa, hingga masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Suhardiman juga melantik Mahviyen Trikon Putra sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) yang baru. Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Dalam sambutannya, Bupati Suhardiman mengapresiasi seluruh elemen yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Pacu Jalur. Ia menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar perlombaan perahu, tetapi simbol persatuan, kerja sama, dan budaya masyarakat Kuansing yang diwariskan secara turun-temurun.

“Tahun ini, pembukaan Pacu Jalur dilaksanakan serentak untuk seluruh rayon — I, II, III, dan IV — guna efisiensi anggaran dan waktu. Namun, makna budaya dan kearifan lokal dari masing-masing rayon tetap kami jaga,” tegasnya.

Kapolres Kuansing AKBP Angga F. Herlambang dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi yang kondusif selama pelaksanaan Pacu Jalur. Ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai sportivitas serta menghindari segala bentuk provokasi yang dapat mencederai tradisi luhur ini.

Bacaan Lainnya

“Pacu Jalur adalah warisan budaya, sekaligus ajang mempererat silaturahmi antarwarga. Mari jadikan ini momentum memperkuat sinergi antara masyarakat dan aparat, serta meningkatkan kesadaran hukum di tengah masyarakat,” ujar Kapolres.

Sebagai penanda resmi dimulainya kegiatan, jajaran Forkopimda memukul gong secara simbolis. Suasana kian semarak saat penghargaan diberikan kepada desa-desa yang berpartisipasi dalam pawai budaya. Acara ditutup dengan doa bersama, menciptakan nuansa kebersamaan dan kekhidmatan hingga selesai sekitar pukul 11.00 WIB.

Pacu Jalur tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Kuansing, tetapi juga magnet wisata yang menggerakkan roda ekonomi lokal. Polres Kuansing menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pelestarian budaya ini sekaligus menjaga stabilitas keamanan selama rangkaian kegiatan berlangsung.

“Dengan pembukaan yang berjalan lancar, kami berharap Pacu Jalur 2025 menjadi momentum menjaga tradisi sekaligus mendongkrak sektor pariwisata dan perekonomian daerah,” pungkas Kapolres Angga.

Pos terkait