ROKAN HILIR – Chelsea menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas Arsenal pada leg kedua semifinal EFL Cup. Duel panas ini akan berlangsung di Emirates Stadium, Rabu (4/2/2026) dini hari WIB.
The Blues datang dengan kepercayaan diri usai meraih hasil positif di Premier League. Namun, kondisi tim belum sepenuhnya ideal. Sejumlah pemain kunci masih berkutat dengan cedera dan kebugaran, membuat komposisi starting XI menjadi tanda tanya besar jelang kick-off.
Atmosfer Emirates yang terkenal intens menuntut Chelsea tampil nyaris sempurna. Keputusan pelatih dalam menentukan susunan pemain akan sangat krusial untuk menjaga peluang lolos ke final.
Chelsea dipastikan kehilangan beberapa pemain penting. Jamie Gittens, Tosin Adarabioyo, Essugo, Romeo Lavia, dan Levi Colwill masuk daftar absen akibat cedera.
Nama Estevao juga masih diragukan tampil hingga menit terakhir. Pemain muda tersebut sebelumnya absen kontra West Ham karena harus terbang ke Brasil untuk urusan kemanusiaan dan pribadi.
Sementara itu, Filip Jorgensen belum sepenuhnya fit setelah mengalami cedera ringan. Tosin memang sudah kembali berlatih, namun laga ini dinilai terlalu cepat baginya.
Di bawah mistar, Robert Sanchez diprediksi kembali dipercaya sebagai starter.
Lini belakang kemungkinan diisi Reece James (kanan), Marc Cucurella (kiri), serta duet Wesley Fofana – Trevoh Chalobah di jantung pertahanan.
Untuk lini tengah, Enzo Fernandez dan Moises Caicedo hampir pasti menjadi andalan. Keduanya diharapkan mampu meredam dominasi lini tengah Arsenal sekaligus mengalirkan bola ke lini serang.
Chelsea diperkirakan tetap menggunakan formasi 4-2-3-1. Joao Pedro berpeluang besar menjadi striker utama, ditopang Cole Palmer sebagai kreator serangan.
Sektor sayap kemungkinan diisi Pedro Neto dan Alejandro Garnacho, mengandalkan kecepatan dan duel satu lawan satu untuk membongkar pertahanan The Gunners.
Dengan keterbatasan pemain, Chelsea diprediksi mengandalkan transisi cepat dan kreativitas individu demi mencuri hasil di Emirates.





