Gotong royong TNI dan warga percepat pembangunan Jembatan Garuda Air Hitam

ROKAN HILIR – Pembangunan Jembatan Garuda di Kepenghuluan Air Hitam, Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir, hingga Selasa (30/6), telah mencapai progres 21 persen.

Komandan Koramil 06/Tanjung Medan, Kapten Arh Yulisman, mengatakan pekerjaan saat ini masih difokuskan pada pengecoran lantai dasar pondasi di sisi tepi jauh sebagai bagian dari tahapan pembangunan jembatan.

“Progres pembangunan hingga hari ini mencapai 21 persen. Pekerjaan masih difokuskan pada pengecoran lantai dasar pondasi di sisi tepi jauh,” kata Yulisman di Rokan Hilir, Selasa, (30/6/2026)

Ia menjelaskan pembangunan dilaksanakan secara bergotong royong dengan melibatkan satu personel TNI dan delapan warga setempat. Sinergi tersebut, menurut dia, menjadi wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah.

Yulisman mengatakan, berdasarkan rencana kerja, pada Rabu (1/7) pembangunan akan dilanjutkan dengan perakitan mal sebagai persiapan memasuki tahapan konstruksi berikutnya.

Ia mengakui proses pembangunan masih menghadapi kendala berupa tingginya biaya distribusi material. Seluruh bahan bangunan harus diangkut melalui jalur sungai menggunakan perahu (boat), sehingga biaya pengiriman menjadi lebih besar dibandingkan melalui jalur darat.

Bacaan Lainnya

Meski demikian, kata dia, kendala tersebut tidak mengurangi semangat personel TNI dan masyarakat untuk terus bergotong royong menyelesaikan pembangunan Jembatan Garuda.

“Kami optimistis pembangunan dapat berjalan sesuai rencana. Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi modal utama agar jembatan ini segera selesai dan dapat dimanfaatkan untuk memperlancar mobilitas serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan pembangunan pada Selasa berlangsung aman, lancar, dan kondusif tanpa kendala yang menghambat pelaksanaan pekerjaan.

Pos terkait