ROKAN HILIR – Pembangunan Jembatan Garuda di Kepenghuluan Air Hitam, Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir, terus menunjukkan perkembangan. Hingga Jumat (24/7/2026), progres pembangunan telah mencapai 24 persen dengan pekerjaan difokuskan pada pendistribusian material semen sebagai persiapan pengecoran pondasi di sisi tepi jauh.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kegiatan melangsir material semen dilaksanakan secara gotong royong oleh personel Koramil 06/Tanjung Medan Kodim 0321/Rokan Hilir bersama lima warga setempat. Material tersebut dipersiapkan untuk mendukung kelancaran tahapan konstruksi berikutnya.
Danramil 06/Tanjung Medan, Kapten Arh Yulisman, mengatakan distribusi material menjadi bagian penting dalam memastikan pekerjaan konstruksi berjalan sesuai rencana.
“Material semen kami distribusikan lebih awal agar proses pengecoran pondasi di sisi tepi jauh dapat dilaksanakan sesuai jadwal. Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat terus menjadi kekuatan dalam mempercepat pembangunan Jembatan Garuda,” kata Yulisman kepada HitamPutih News.
Ia menjelaskan, salah satu kendala yang masih dihadapi adalah pendistribusian material yang harus melalui jalur air menggunakan boat sehingga biaya pengangkutan menjadi lebih tinggi dibandingkan melalui jalur darat.
Meski demikian, kata dia, kondisi tersebut tidak menghambat proses pembangunan. Personel TNI bersama masyarakat tetap bergotong royong untuk menyelesaikan pembangunan jembatan yang diharapkan dapat meningkatkan akses transportasi dan memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat di Kepenghuluan Air Hitam.Untuk kegiatan Sabtu (25/7/2026), tim pelaksana dijadwalkan melaksanakan pengecoran pondasi di sisi tepi jauh sebagai tahapan lanjutan pembangunan Jembatan Garuda. Seluruh rangkaian kegiatan pada Jumat berlangsung aman dan lancar.






