PP ISMEI Desak Pemko Pekanbaru Segera Bayarkan Gaji Honorer

Irvan Adriansyah, perwakilan dari Biro Kajian dan Pergerakan PP ISMEI,

Pekanbaru, 26 Maret 2025 – Biro Kajian dan Pergerakan Pengurus Pusat Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (PP ISMEI) menyoroti keterlambatan pembayaran gaji bagi ribuan tenaga honorer di Kota Pekanbaru. Hingga kini, sekitar 9.000 tenaga honorer belum menerima gaji selama tiga bulan terakhir, meskipun pemerintah telah mencairkan gaji ke-13 dan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN).

Irvan Adriansyah, perwakilan dari Biro Kajian dan Pergerakan PP ISMEI, menekankan bahwa tenaga honorer memegang peranan penting dalam berbagai layanan publik. Oleh karena itu, hak mereka harus dipenuhi secara tepat waktu, terutama menjelang Hari Raya Idul fitri.

Kami menghargai upaya pemerintah dalam mencairkan gaji ke-13 dan THR bagi ASN, karena hal tersebut memang merupakan hak mereka. Namun, di sisi lain, tenaga honorer juga memiliki hak yang sama untuk menerima gaji tepat waktu. Mereka memiliki keluarga yang harus dinafkahi dan tentu ingin merayakan Lebaran dengan tenang,” ujar Irvan.

Menurutnya, tenaga honorer yang tersebar di 43 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pekanbaru memiliki peran vital dalam kelancaran layanan pemerintahan. Oleh sebab itu, perhatian terhadap kesejahteraan mereka tidak boleh diabaikan.

Kami berharap Pemerintah Kota Pekanbaru segera mencari solusi agar gaji tenaga honorer dapat dicairkan sebelum Lebaran. Ini bukan hanya soal pemenuhan hak mereka, tetapi juga berkaitan dengan keberlangsungan layanan publik yang mereka jalankan setiap hari,” tambahnya.

PP ISMEI juga mendorong adanya dialog terbuka antara tenaga honorer dan pemerintah daerah guna menemukan jalan keluar terbaik dari permasalahan ini. Kepastian pembayaran gaji secara tepat waktu dinilai akan memberikan rasa aman dan kesejahteraan bagi tenaga honorer yang selama ini telah berdedikasi dalam berbagai sektor pelayanan masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Kami percaya bahwa Pemerintah Kota Pekanbaru memiliki komitmen untuk memperhatikan kesejahteraan seluruh tenaga kerja, baik ASN maupun honorer. Oleh karena itu, kami berharap dalam waktu dekat ada kejelasan terkait pembayaran gaji honorer, sehingga tidak ada lagi kesenjangan yang dirasakan,” tutup Irvan.

 

Pos terkait