TNI Bersama Warga Lakukan Distribusi Material Pembangunan Jembatan Garuda Air Hitam

TNI bersama warga melangsir material untuk pembangunan Jembatan Garuda di Kepenghuluan Air Hitam, Kecamatan Pujud. (RD/HitamPutih News)

ROKAN HILIR – Pembangunan Jembatan Garuda di Kepenghuluan Air Hitam, Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir, terus berlanjut sebagai upaya meningkatkan konektivitas dan akses transportasi masyarakat di wilayah tersebut. Pada Selasa (14/7/2026), pekerjaan difokuskan pada pendistribusian atau melangsir material menuju lokasi pembangunan sebagai bagian dari persiapan tahapan konstruksi berikutnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kegiatan melangsir material dilaksanakan secara gotong royong oleh personel Koramil 06/Tanjung Medan Kodim 0321/Rokan Hilir bersama masyarakat setempat. Material konstruksi diangkut menuju titik pembangunan guna memastikan seluruh kebutuhan pekerjaan tersedia sehingga proses pembangunan dapat berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.

Danramil 06/Tanjung Medan, Kapten Arh Yulisman, mengatakan kelancaran distribusi material menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung percepatan pembangunan Jembatan Garuda. Menurutnya, setiap tahapan pekerjaan saling berkaitan sehingga ketersediaan material harus dipastikan sebelum memasuki proses konstruksi selanjutnya.

“Ketersediaan material menjadi faktor pendukung utama dalam pembangunan Jembatan Garuda. Karena itu, proses melangsir material terus kami lakukan agar tahapan pekerjaan berikutnya dapat dilaksanakan tanpa hambatan,” kata Yulisman kepada HitamPutih News.

Ia menambahkan, pembangunan Jembatan Garuda merupakan wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Semangat gotong royong yang terus terjaga menjadi modal utama untuk menyelesaikan pembangunan secara bertahap.

Meski demikian, Yulisman mengakui pelaksanaan pekerjaan masih menghadapi kendala, terutama dalam pendistribusian material. Seluruh material harus diangkut melalui jalur air menggunakan boat menuju lokasi pembangunan, sehingga biaya pengangkutan menjadi lebih tinggi dibandingkan distribusi melalui jalur darat.

Bacaan Lainnya

“Kondisi geografis menjadi tantangan tersendiri. Namun hal itu tidak mengurangi semangat personel TNI bersama masyarakat untuk terus bekerja demi menyelesaikan pembangunan Jembatan Garuda yang nantinya akan memberikan manfaat besar bagi warga,” ujarnya.

Untuk kegiatan selanjutnya, tim pelaksana dijadwalkan kembali melangsir material guna memenuhi kebutuhan pekerjaan konstruksi berikutnya. Seluruh rangkaian kegiatan pada Selasa berlangsung aman, tertib, dan lancar.Keberadaan Jembatan Garuda diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mempermudah akses distribusi barang dan jasa, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kepenghuluan Air Hitam dan wilayah sekitarnya.

Pos terkait