ROKAN HILIR – Usai perayaan Cap Go Meh yang berlangsung meriah, Kota Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, diguyur hujan lebat disertai petir pada Selasa dinihari (3/3/2026). Cuaca ekstrem tersebut juga dilaporkan menyebabkan lampu di sejumlah wilayah kota sempat padam.
Hujan mulai turun sekitar pukul 01.00 WIB dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai kilatan petir serta angin yang cukup kencang. Kondisi ini membuat masyarakat yang masih berada di luar rumah usai mengikuti rangkaian perayaan Cap Go Meh bergegas mencari tempat berteduh.
Sejumlah warga menyebutkan, pemadaman listrik terjadi tidak lama setelah hujan deras dan petir mengguyur kawasan kota.
“Lampu tiba-tiba mati waktu hujan makin deras dan petir menyambar beberapa kali,” ujar seorang warga yang ditemui di salah satu warung kopi di pusat Kota Bagansiapiapi, Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 03.20 WIB dinihari.
Akibat hujan tersebut, beberapa ruas jalan sempat tergenang air meski tidak berlangsung lama. Aktivitas masyarakat pun berangsur sepi karena warga memilih kembali ke rumah masing-masing guna menghindari cuaca buruk.
Belum diketahui secara pasti penyebab padamnya listrik, namun kuat diduga akibat gangguan jaringan yang dipicu cuaca ekstrem.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan lebat, angin kencang, serta petir, terutama pada malam hingga dinihari, serta menghindari berteduh di bawah pohon maupun di dekat jaringan listrik.





