ROKAN HILIR – Dewan Pimpinan Daerah Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (DPD FABEM) Kabupaten Rokan Hilir melakukan kunjungan silaturahmi ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi, Selasa (10/3/2026).
Rombongan FABEM disambut langsung oleh Kepala Lapas Bagansiapiapi Agus Imam Taufik, didampingi Edi Purwanto, Okta, serta sejumlah jajaran lainnya. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, sekaligus menjadi ruang diskusi mengenai kondisi terkini Lapas Bagansiapiapi.
Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan buka puasa bersama antara jajaran Lapas dan pengurus DPD FABEM Rokan Hilir dalam rangka mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadan.
Ketua DPD FABEM Rokan Hilir Riki Dermawan mengatakan, kunjungan itu merupakan bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara organisasi kepemudaan dan pihak lembaga pemasyarakatan. Selain itu, pihaknya juga ingin mendengar langsung berbagai persoalan yang dihadapi Lapas Bagansiapiapi.
Menurut Riki, salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah kondisi lapas yang dinilai sudah tidak lagi memadai, terutama dari sisi kapasitas hunian dan sarana pembinaan bagi warga binaan.
“Kami melihat dan mendengar langsung bahwa kondisi lapas saat ini sudah cukup padat dan berada di kawasan yang terus berkembang. Karena itu, kami mendorong rencana relokasi lapas ke Ujung Tanjung agar pelayanan pembinaan terhadap warga binaan dapat berjalan lebih optimal,” kata Riki.
Ia menilai relokasi lapas tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas pembinaan narapidana, tetapi juga berkaitan dengan pemenuhan hak asasi manusia (HAM) bagi warga binaan.
Sementara itu, Kepala Lapas Bagansiapiapi Agus Imam Taufik mengapresiasi kunjungan serta perhatian FABEM terhadap kondisi lembaga pemasyarakatan di daerah.
Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak, termasuk organisasi kepemudaan, menjadi hal penting dalam mendorong perbaikan sistem pemasyarakatan serta peningkatan kualitas pembinaan bagi warga binaan.
Agus juga menyebutkan bahwa pihaknya menargetkan relokasi Lapas Bagansiapiapi ke kawasan Ujung Tanjung dapat terealisasi pada Juli mendatang.
“Relokasinya insya Allah pada bulan Juli mendatang. Kami mohon doa dan dukungannya,” ujarnya.
Pertemuan tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara masyarakat, organisasi kepemudaan, dan lembaga pemasyarakatan dalam mendukung proses pembinaan warga binaan agar dapat kembali ke tengah masyarakat dengan lebih baik.





