ROKAN HILIR – Dalam rangka mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dan mewujudkan ketahanan pangan nasional, Polres Rokan Hilir melaksanakan kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III di lahan tumpang sari seluas ±4 hektare, berlokasi di Jl. Poros Suak Air Hitam, Dusun Suka Jaya, Kepenghuluan Suak Air Hitam, Kecamatan Pekaitan, Rabu (12/11/2025).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.03 hingga 12.00 WIB ini dihadiri langsung oleh Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H., bersama sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kadis Pertanian Rohil Cicik Mawardi Ahtar, A.P., M.Si, Camat Pekaitan Wakit Nugroho, S.Pd., M.M., Kapolsek Bangko AKP Buyung Kardinal, S.H., M.H., Kasat Intel AKP Sarasi Sijabat, S.H., perwakilan Danramil Bangko Serma W. Aryono, serta unsur Bhabinkamtibmas, penyuluh pertanian, perangkat desa, dan kelompok tani setempat.
Dasar kegiatan ini merujuk pada Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1503/VII/KEP./2025 tanggal 03 Juli 2025, tentang petunjuk pelaksanaan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III dalam mendukung Swasembada Jagung Tahun 2025.
Dalam arahannya, Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak terhadap keberlangsungan program ketahanan pangan di wilayah hukum Polres Rokan Hilir. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar kegiatan ini berkelanjutan dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Program ketahanan pangan ini merupakan wujud nyata sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. Mari kita terus kembangkan bersama demi Indonesia yang lebih mandiri dan berdaulat pangan,” ujar Kapolres.
Selain itu, Kapolres juga mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap terjadi di beberapa kecamatan, serta menegaskan komitmen Polri dalam penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan.
“Kami tidak akan memberi ampun kepada siapa pun yang membuka lahan dengan cara membakar. Tindakan tegas akan dilakukan,” tegasnya.
Kapolres juga menyoroti ancaman narkoba yang dapat merusak generasi muda, dan mengajak seluruh elemen masyarakat meningkatkan pengawasan di lingkungannya masing-masing.
Dari lahan seluas ±4 hektare tersebut, diperoleh hasil panen jagung pipil sekitar 8 ton, yang selanjutnya akan disalurkan ke Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan harga jual Rp6.400 per kilogram.
Meningkatkan produksi jagung dalam rangka mencapai kemandirian dan ketahanan pangan nasional.
Mendorong pertumbuhan ekonomi pedesaan serta mendukung ekosistem pakan ternak dan kebutuhan pangan lainnya.
Keberhasilan panen raya ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Melalui pendampingan terhadap petani sejak penanaman hingga pendistribusian hasil ke Bulog, Polres Rokan Hilir menunjukkan peran aktif dalam menjaga ketersediaan stok pangan daerah.





